• CAGUB Aceh Ajak Wujudkan Pilkada Damai        

    0

    Banda Aceh, jurnalsumatra.com – Calon Gubernur (cagub) Aceh Muzakir Manaf mengajak semua kandidat untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah (pilkada) damai di Provinsi Aceh.
    “Wujudkan pilkada damai di Aceh. Jangan terjadi kekerasan yang bisa menimbulkan konflik dan mengganggu keamanan Aceh,” kata Cagub Aceh Muzakir Manaf di Banda Aceh, Kamis.
    Pernyataan tersebut disampaikan Muzakir Manaf usai mendaftar secara resmi sebagai calon Gubernur Aceh 2017-2022 di Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Aceh.
    Muzakir Manaf yang juga Wakil Gubernur Aceh 2012-2017 mencalonkan diri berpasangan dengan TA Khalid sebagai calon Wakil Gubernur Aceh. Pasangan ini diusung sejumlah partai politik, baik berbasis nasional maupun lokal.
    Adapun partai yang mengusung pasangan Muzakir Manaf dan TA Khalid yakni Partai Aceh, Gerindra, PAN, PKS, dan PPP. Partai Aceh merupakan partai lokal di Aceh yang memiliki kursi mayoritas di DPR Aceh.
    Muzakir Manaf yang juga Ketua Partai Aceh mengajak semua kandidat gubernur maupun wakil gubernur untuk siap bertanding dan bersanding. Kalau tidak siap, mundur saja dari pencalonan.
    “Saya sendiri tidak ada masalah dengan semua kandidat. Karena itu, mari kita wujudkan pilkada damai di Aceh ini. Pilkada ini penting, tetapi lebih penting lagi keamanan di Aceh,” kata Muzakir Manaf.
    Selain mewujudkan pilkada damai, Muzakir Manaf juga mengajak para kandidat dan semua pihak untuk tidak menyebar fitnah serta tidak saling menyinggung satu sama lain.
    “Mari kita tidak saling tebar fitnah. Jangan saling menyinggung. Kalau mau bertanding di pilkada, silakan bertanding. Jangan bertanding dengan menyebarkan fitnah, yang faktanya tidak jelas,” ketus Muzakir Manaf.
    Muzakir Manaf menegaskan, pihaknya sudah menyampaikan kepada kader maupun pendukung untuk menghindari terjadinya pertumpahan darah, terutama saat pelaksanaan pilkada.
    “Aceh belum sembuh dari trauma. Karena itu, kami berharap semua kandidat menjaga keamanan masyarakat. Mari kita tunduk pada peraturan. Jangan ada kekerasan.
    Senada juga diungkapkan calon Wakil Gubernur Aceh TA Khalid. Ketua Partai Gerindra Aceh ini mengajak semua kandidat mewujudkan pilkada damai di provinsi ujung barat Indonesia tersebut.
    “Pada pilkada, memilih pemimpin memang penting. Tapi lebih penting menjaga keamanan Aceh. Kunci keberhasilan Aceh ada pada semua calon. Karena itu, mari dijaga semuanya agar Aceh tidak hancur,” ungkap TA Khalid.
    Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh digelar pada 15 Februari 2017. Pemilihan itu digelar serentak dengan pemilihan 20 bupati/wali kota dan wakil di Provinsi Aceh.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com