• BPOM Imbau Masyarakat Beli Obat Fasilitas Resmi    

    0

    Batam, jurnalsumatra.com – Balai Pengawas Obat dan Makanan di Batam mengimbau masyarkat untuk membeli obat pada apotek atau fasilitas resmi lainnya sebagai antisipasi peredaran obat palsu dan kedaluwarsa.
    “Masyarakat harus lebih selektif. Jangan sampai menjadi korban dan dirugikan,” kata Kepala BPOM Batam Yulius Sacramento Tarigan di Batam, Sabtu.
    Ia mengatakan, pihak BPOM akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan obat-obat kedaluwarsa dan palsu tidak beredar di masyarakat.
    “Kami terus melakukan pengawasan dan razia. Namun lebih penting lagi agar masyarakat lebih teliti dan waspada saat membeli obat. Jangan membeli pada tempat sembarangan yang tidak berizin,” kata dia.
    Yulius mengatakan akan terus meningkatkan kerjasama dengan berbagai pihak agar hak-hak konsumen dilindungi sesuai dengan arahan pimpinan pusat dan Presiden Joko Widodo.
    “Karena saya baru di sini (Batam) saya akan banyak koordinasi dan pelajari dulu. Yang pasti kami ada untuk memastikan masyarakat terlindungi,” kata Yulius.
    Batam yang merupakan wilayah dengan banyak penyelundupan barang termasuk obat dan makanan dari luar negeri menjadi perhatian serius sehingga masyarakat tidak dirugikan.
    “Masyarakat merupakan sebagai penentu. Jadi mereka harus terus diedukasi sehingga tidak membeli barang-barang tidak aman. Dengan demikian maka barang ilegal bisa ditekan peredarannya,” kata dia.
    Yulius Sacramento Tarigan yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Medan, menggantikan Setia Murni sebagai Kepala Balai POM di Batam. Setia Murni selanjutnya menjabat Kepala Balai POM Lampung.
    Setelah sebelumnya dilakukan serah terima jabatan di Jakarta, pada Jumat (9/9) dilakukan pisah-sambut di Balai POM Batam.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com