• Booth India Pamerkan Pakaian Khas Sari      

    0

    Makassar, jurnalsumatra.com – Konsulat Jenderal India yang ada di Indonesia ikut ambil bagian dalam kegiatan Makassar International Eight Festival and Forum atau lebih dikenal F8 di anjungan Losari City of Makassar dengan memamerkan pakaian khas mereka seperti sari dan turban.
    Beberapa warga terlihat memadati stan (booth) dari Konjen India di Pantai Losari, Jumat, demi melihat secara dekat pakaian khas India tersebut serta beberapa foto lawas.
    “Sejak kecil kita sudah mengenal India melalui film-filmnya dan hari ini kita bisa melihatnya langsung di sini. Sama seperti yang ada di film-film itu,” ujar pengunjung booth Isnaniah.
    Bukan cuma pakaian khas seperti sari yang menarik minat warga khususnya para ibu rumah tangga maupun gadis remaja lainnya, melainkan foto-foto lawas yang ditampilkan.
    Beberapa foto lawas yang dipajang yakni foto tahun 1950, di mana dalam foto itu terekam momen penting antara Perdana Menteri India Jawaharal Nehru bersama Presiden Soekarno.
    Di dalam foto itu juga, terpajang gambar Mahatma Gandhi yang memang menjadi magnet warga khususnya bagi para mahasiswa dengan ikut berfoto dengan latar tersebut.
    “Kita lihat sejarahnya ini foto dan jarang sekali ada momen seperti ini. Untuk diabadikan saja dan jadi dokumen pribadi,” katanya.
    Sebelumnya, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menjelaskan bahwa F8 yang merupakan singkatan dari Film, Fashion, Food, Flowers, Fine Art, Folks, Fusion Jazz, Fixion Writer merupakan wadah untuk menyatukan potensi besar Makassar yang selama ini cenderung terpisah-pisah.
    “Dengan demikian semua kekayaan yang kita miliki dikolaborasikan jadi satu dalam sebuah festival tahunan yang akan membawa manfaat besar bagi kota ini,” katanya.
    Menurut dia, F8 adalah panggung besar Makassar sebagai upaya menyatukan pandangan dunia internasional terhadap kota ini, apalagi Makassar sudah mulai dikenal dunia.
    Ia mencontohkan kesuksesan pelaksanaan ASEAN Mayor Forum (AMF) yang berhasil dilaksanakan di Kota Makassar telah menjadi perbincangan di dunia luar dan tentunya Makassar mulai diperhitungkan dunia.
    “Berkat AMF, kita bisa menjadi perhatian dunia, Apalagi kegiatannya sukses. Bahkan CNN sudah mengulas kegiatan AMF Makassar. Sebelumnya tidak ada,” tuturnya.
    Karenanya, ia optimistis jika pelaksanaan tahun ini sukses maka tahun depannya perhatian masyarakat dunia akan terpusat dan datang ke Makassar menantikan kegiatan lanjutannya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com