• BMKG: Cuaca Sumsel Berawan Hingga Hujan Ringan      

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Kondisi cuaca di wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang memiliki 17 kabupaten dan kota itu diprakirakan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika berawan hingga berpeluang turun hujan dengan intensitas curah hujan ringan.
    “Berdasarkan pemantauan melalui satelit, hari ini tiga kota diprakirakan berawan, dan 14 kota berpeluang hujan dengan intensitas ringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumatera Selatan Indra Purnama, di Palembang, Sabtu.
    Menurut dia, ketiga kota di provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa itu yang diprakirakan berawan yakni Kota Kayu Agung, Pangkalanbalai, dan Indralaya.
    Sedangkan 14 kota yang diprakirakan hujan dengan intensitas ringan yakni Kota Palembang, Baturaja, Muaraenim, Lahat, Musirawas, Sekayu, Martapura, Muaradua, Tebingtinggi, Pagaralam, Lubuklinggau, Prabumulih, Talangubi, dan Muararupit.
    Kota yang diprakirakan berawan itu memiliki suhu udara berkisar 23-33 derajat Celsius, kelembapan udaranya berkisar 55-97 persen, kecepatan angin sekitar 15 kilometer per jam, dengan arah angin daerah tersebut seluruhnya menuju tenggara.
    Sementara kota yang diprakirakan hujan ringan memiliki suhu udara berkisar 21-33 derajat Celsius, kelembapan udara berkisar 56-98 persen, kecepatan angin sekitar 15 km/jam dengan arah angin daerah ini menuju tenggara, katanya.
    Dia menjelaskan, kondisi cuaca pada September 2016 mulai banyak turun hujan dengan curah hujan pada bulan ini diprakirakan berkisar 200-300 milimeter.
    Meihat kondisi cuaca pada September 2016 ini mulai memasuki musim hujan, masyarakat yang berada di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana itu.
    Dalam kondisi sekarang ini, potensi banjir dapat terjadi di Kota Palembang, dan daerah lain di sekitar aliran sungai seperti Muaraenim, Empat Lawang, Musirawas, Lahat, Musirawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, dan Ogan Ilir.
    Sedangkan bencana tanah longsor berpotensi terjadi di bagian barat Sumatera Selatan yakni Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, Musirawas, Ogan Komering Ulu Selatan, serta sebagian Ogan Komering Ulu dan Muaraenim, kata Indra.
    Sementara Kepala Dinas Sosial Sumsel Apriyadi menambahkan, memasuki musim hujan sekarang ini, pihaknya meningkatkan kesiapsiagaan dan menyiapkan bantuan tanggap darurat berupa bahan makanan dan peralatan pendukung guna membantu masyarakat jika sewaktu-waktu terjadi bencana dampak musim hujan itu.
    Untuk membantu masyarakat jika terjadi suatu bencana, selaku koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) pihaknya siap memfasilitasi 800 sukarelawan Tagana turun membantu dan menyelamatkan masyarakat yang ada di provinsi ini, kata Apriyadi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com