• Akhirnya Febri Dapat Jatah Kursi Dirops PD Pasar

    0

    logo pd pasar palembangPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Struktur direksi PD Pasar Palembang Jaya kembali dirombak, kali ini mantan pengelola Pasar 16 Ilir Palembang Febrianto ditetapkan sebagai Direktur Operasional baru (Dirops). Pemkot Palembang berharap pejabat baru ini bisa memberikan gebrakan kebijakan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

    Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Hardayani mengatakan, surat keputusan penunjukkan itu sudah ada sejak Jumat (9/9) lalu. Namun saat ini tinggal menunggu jadwal pelantikan.

    Dia berharap, pihak PD Pasar dengan struktur direksi barunya bisa menjaga Pasar 16 agar dapat memberi kontribusi PAD ke Pemkot. “Kita tunggu gebrakan dari Dirops baru ini. Hal utama, jangan sampai potensi PAD dari pasar lepas, dengan tetap pertimbangkan kesejahteraan pedagang dan kenyamanan pembeli,”tegas Hardayani di ruang kerjanya.

    Seperti diketahui, Febrianto sebelumnya adalah pengelola Pasar 16 Ilir Palembang di bawah naungan PT Ganda Tahta Prima (GTP). Dalam posisinya tersebut, Febri pernah melaporkan Wali Kota Palembang, Sekda Kota Palembang, dan Dewan Pengawas PD Pasar Palembang Jaya ke Polda Sumsel atas dugaan penipuan Dengan bukti laporan polisi (STTLP) Nomor STTLP/626 VIII/2016/Sumsel atas dugaan kasus penipuan. Namun, belakangan ini Febrianto dikondisikan menjabat Direktur Operasional PD Pasar Palembang Jaya, menggantikan Hilman Effendi.

    Ketua Komisi II DPRD Palembang, Chandra Darmawan menegaskan, penunjukkan Febrianto sebagai Direktur Operasional (Dir Ops) PD Pasar Palembang Jaya ini tidak ada koordinasi dengan Komisi II yang merupakan mitra kerja dari PD Pasar Palembang Jaya. Menurutnya, tidak ada laporan apapun ke DPRD Palembang perihal penunjukkan tersebut.

    “Seharusnya ada pemberitahuan ke kami melalui Pimpinan DPRD Palembang, baru Pimpinan mengeluarkan disposisi,”katanya.

     Selain itu, kata dia, sesuai aturan dasar-dasar pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), susunan direksi harus melakulan paparan terlebih dulu ke dewan. Tidak bisa asal tunjuk. “Tentu harus melalui proses, tapi buktinya sampai hari ini (kemarin) tidak ada pemberitahuan. Apalagi melakukan paparan,”tukasnya.

    Dihubungi terpisah, Direktur Operasional PD Pasar Palembang Jaya terpilih, Febrianto mengatakan, ia memang sudah ditunjuk menjadi Dirops namun belum dilantik. Dalam jabatannya, ia akan memberikan perubahan baru terutama untuk meningkatkan PAD. Diakuinya, ia dan jajaran direksi PD Pasar lainnya sudah ada pembahasan mengenai pembagian tugas.

    “Minimal dalam tiga bulan kedepan setelah pelantikan tunggu saja perubahannya, saya akan menuntaskan permasalahan di Pasar 16, termasuk soal meningkatkan PAD,”janjinya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com