• 90 Hektar Sawah Di NTT Ditanami Padi      

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Sebanyak 90 hektare sawah di NTT ditanami padi secara serentak oleh TNI-AD di wilayah lingkup Korem 161/Wirasakti Kupang, kata Kepala Staf Korem 161/Wirasakti Kupang, Kolonel Inf. Gregorius Suharso di Kupang, Kamis.
    “Ada 18 Kabupaten yang hari ini dilakukan penanaman padi secara serentak, dan masing-masing Kabupaten ada lima hektare yang kita tanami,” katanya kepada wartawan di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
    Ia menjelaskan untuk  penanaman padi secara serentak di wilayah Kupang dilakukan di desa Nunkurus, Kabupaten Kupang,  bersama dengan Pemda Kabupaten Kupang dengan Masyarakat di desa tersebut yang lahannya sebelumnya sudah dicetak oleh TNI AD di setiap
    Luas lahan sawah yang dicetak oleh TNI AD dalam hal ini Kodim 1604/Kupang sendiri, mencapai 314 hektare dan hingga kini sudah 35 hektare yang telah digarap.
    Kasrem Gregorius sendiri mengatakan, dilaksanakannya penanaman serentak tersebut bertujuan untuk membantu program dari pemerintah pusat terkait mensukseskan swasembada pangan bukan hanya di NTT tetapi juga untuk seluruh daerah di Indonesia.
    “Kita berharap agar penanaman secara serentak ini selain untuk mensukseskan swasembada pangan di NTT, tetapi juga untuk menjalin kerja sama yang baik antara TNI dengan Pemda serta Masyarakat sehingga terciptanya kemanunggalan antara TNI-Rakyat,” tambahnya.
    Wakil Bupati Kupang Korinus Masneno, dalam kesempatan itu mengatakan, penanaman padi bersama tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat serta motivasi bagi para petani di Kabupaten Kupang untuk bekerja keras agar mampu menghasilkan hasil yang memuaskan.
    “Hal ini bertujuan agar mampu menjaga ketahanan pangan nasional. Dan untuk bisa mensukseskan ketahanan pangan nasional setiap kabupaten harus mampu mewujudkan hal itu. Dan kami sudah memulainya berkat bantuan dari TNI AD,” tuturnya.
    Cetak sawah yang dilakukan oleh TNI AD sendiri lanjutnya diharapkan bisa membantu meningkatkan kebutuhan hidup masyarakat di Kabupaten Kupang.
    “Kita juga justru mengharapkan dengan sedikit bantuan teknologi penanaman, nantinya dalam setahun bisa dilakukan panen dua sampai tiga kali,” tambahnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com