• 11 Puskesmas terapkan System P-care

    0

    logo-dinkesPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Tidak mau ketinggalan dengan kemajuan dan kejangihan teknologi pada dan zaman sekarang ini, tidak disia-siakan oleh II Puskesmas yang ada di kota Palembang. Setidaknya, ada 11 Puskesmas mengaku sudah menerapkan system P-care yang sudah terkoneksi dengan internet dan juga terkoneksi di BPJS Kesehatan.

    “Petugas Puskesmas cukup satu kali isi data pengunjung, langsung terisi ke data di Puskesmas dan BPJS, hal ini untuk memberikan kemudahan bagi pasien dalam menerima pelayanan kesehatan,”kata Kepala Dinkes Palembang, Dr Anton Suwindro dibincangi disela-sela acara penyerahan cons-ID live bridging system antara simpus dan P-care dari BPJS Kesehatan ke Dinkes kota Palembang, di Puskesmas Makrayu, Senin (26/9).

    Menurut Anton, system P-care tersebut merupakan pertama kali yang ada Sumatera Selatan dan ini akan menjadi percontohan bagi daerah lain yang ada di Kabupaten/Kota lain di Sumsel.”Dengan pemanfaatan teknologi ini, pelayanan administrasi pun bisa dilakukan secepat mungkin, ini adalah efesiensi waktu juga baik bagi petugas maupun calon pasien,”jelas Anton.

    Dirinya mencontohkan untuk system rujukan, jika selama ini pasien yang dirujuk harus mengisi data kelengkapan di banyak system, sekarang cukup diisi oleh petugas dengan satu kali saja langsung terkoneksi dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit dan terkoneksi dengan Puskesmas sendiri.

    “Jadi, paling tidak rujukan hanya satu menit atau dua menit saja,hanya saja, dirinya menegaskan saat ini baru ada 11 Puskesmas yang sudah menjalankan system ini sementara yang lain belum,”ungkapnya.

    Diantaranya Puskesmas yang telah menerapkan system ini seperti Puskesmas Merdeka, Pembina, Dempo, Sukarami, Kampus, Makrayu, Sekip dan Puskesmas lainnya.Kendati demikian, dirinya menegaskan paling lambat akhir Desember seluruh 40 Puskesmas yang ada di Palembang sudah menerapkan system tersebut “Dengan diterapkannya system ini, maka data pasien pun sudah tersinkronisasi,” urainya.

    Mulai dari data jumlah kunjungan pasien, riwayat penyakit, dokter yang menangani pasien, perawat dan juga pasien yang menunggak BPJS pun bakal ditandai dengan warna merah yang muncul sendiri di layar Termasuk juga dapat melihat stok obat yang dibutuhkan pasien juga sudah bisa diakses.

    kepala BPJS Regional Divre III Sumbagsel, Dr Fachrurrazi, sangat mengapresiasi kinerja Dinkes Palembang sehingga menjadikan 11 Puskesmas nya menerapkan system P-care tersebut. Program Ini adalah pertama kali di Sumsel dan untuk di Sumatera merupakan yang kedua.

    Cukup mengentri data ke BPJS langsung menginput di sistem Puskesmas dan BPJS. Dalam system tersebut, juga memuat tunggakan BPJS langsung terlihat dengan warna merah. “Kalau tidak aktif berarti pasien tidak bisa dilayani,” terangnya seraya menyebut data tersebut pun bisa langsung terkoneksi secara realtime detik itu juga.

    Ardi Fardian, pengembang IT untuk seluruh Puskesmas di Palembang menyebut dengan penerapan system tersebut, selain memudahkan pasien yang berobat juga memudahkan petugas Puskesmas dengan tidak kerja dua kali karena P-care juga merupakan program wajib dari pemerintah.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com