• Umar Syarif: September-Desember Pemutihan Ranmor

    0

    mobil-samsatLahat, jurnalsumatra.com – Kepala unit pengelola teknis dasar (UPTD) Dispenda Provinsi Sumsel, Kabupaten Lahat, Umar Syarif Sstp Msi menghimbau, untuk seluruh masyarakat Lahat, bahwasannya, mulai awal bulan September sampai Desember 2016, akan melakukan pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), baik roda dua maupun empat.

    “Saat ini realisasi pajak yang dicapai sudah 40,81 persen sehingga diyakini pemutihan yang dilakukan akan memberikan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), yang cukup signifikan,” ujarnya optimis.

    Ia menjelaskan, pemutihan pajak yang diadakan ini, bertujuan agar kedepan dapat meningkatkan PAD, terutama disektor pajak kendaraan. Dan, pemutih pajak ini berlaku bagi seluruh kendaraan baik roda Dua Dan Empat yang rencananya akan dimulai dari awal bulan September hingga Desember 2016. Bagi penunggak pajak akan dikenakan biaya PKB dan WDKLLJ saja.

    “Hal ini kita lakukan, agar tidak ada lagi yang menunggak pajak tidak dikenakan denda, dengan harapan kesadaran wajib pajak semakin meningkat. Pemutihan berlaku bagi seluruh kendaraan,” tambahnya.

    Menurutnya, tujuan diadakan pemutihan tidak lain untuk membantu pemerintah meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sedangkan bagi para wajib pajak untuk persyaratan tetal membawa identitas diri seperti kartu tanda penduduk(KTP) atau kartu keluarga(KK).

    “Tidak ada persyaratan khusus yang diminta dan untuk pelayanan kita upayakan tetap yang terbaik bagi masyarakat karena kita tahu tidak sedikit masyarakat yang datang dari pelosok desa untuk membayar pajak,” pesannya lugas.

    Untuk saat ini, Ia mengatakan, terhitung dari bulan Januari hingga Juni 2016 realisasi sudah mencapai 40,81 persen atau sebesar Rp.53.511.452.159 dari yang ditargetkan dengan rincian untuk PKB 50,59 persen dan BBB-KB 34,2 persen. Tahun 2016 ini, UPTD Dispenda Lahat tetap melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi hingga razia terhadap seluruh kendaraan yang ada.

    “Kita tetal optimis sebelum Desember 2016 pencapaian pajak sudah 100 persen. Dari razia yang dilakukan wajib pajak mulai sadar akan kewajibannya demi pembangunan Sumsel khususnya kabupaten Lahat,” cetusnya. Seraya menambahkan, untuk pajak kendaraan alat berat juga sudah menunjukan hasil yang positif dimana para pengusaha sebagian mulai membayar pajak termasuk perusahaan galian C, walaupun masih ada beberapa perusahaan yang membandel. (Din)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com