• Tiang Jembatan Talang Pangeran OI Patah

    0

    unnamed (74)INDRALAYA, Jurnal Sumatra- Jembatan penghubung dari Desa Talang Pangeran menuju ke Desa Aurstanding Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI) Sumsel, terancam Roboh, karena tiang penyangga Jembatan banyak yang Patah dan diduga karena sering di hantam kapal ponton pengangkut pasir.

    Hal ini yang dikatakan oleh salah satu warga HR, Kamis (25/08/2016) menurutnya hampir setiap hari ponton pengangkut pasir melintas di bawah jembatan walaupun sudah tahu ruang tiang jembatan yang sempit namun masih saja di paksakan untuk melintas.

    “Hampir setiap hari terjadi aktifitas ponton pengangkut pasir yang melintas, akibatnya tiang penyangga jembatan patah lantaran ditabrak oleh ponton pengangkut pasir yang lewat tadi, walaupun sudah tahu ruang dibawah jembatan sempit namun tetap dipaksakan” Imbuhnya.

    Ditambahkannya, “saya selaku warga takutnya kalau sering seperti ini, nanti berakibat fatal dan membuat jembatan ini roboh, apalagi jembatan ini merupakan akses penghubung antar Desa, dan saya berharap kepada Pemerintah OI khususnya dinas terkait supaya bisa memperhatikan keadaan sekitar akibat penambangan pasir yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

    Masih menurutnya, jika hal ini sangat  meresahkan warga sekitar, bukan hanya itu saja banyak juga tebing yang berada di pinggir sungai longsor dan banyak kebun yang terbawa arus sungai akibat tanah yang longsor tersebut” Terangnya.

    Senada dikatakan oleh warga lain menurutnya ini diduga atas kebijakan oknum kepala desa yang memberi izin penambangan pasir, setiap penyedotan dikenakan biaya 300 ribu rupiah untuk satu ponton pasir, dan rata-rata  bisa mencapai 10 ponton untuk satu hari, tetapi hasilnya tidak di jelaskan kepada kami masyarakat selaku masyarakat.

    “Dengar-dengar untuk penambang pasir ini diduga sudah ada izin dari oknum kepala desa, setiap ponton bayar sekitar 300 ribu rupiah, dan satu hari hampir 10 ponton, namun hasilnya tidak tahu dikemanakan, kan imbasnya masyarakat sekitar” Ujarnya

    Sampai sekarang jembatan penghubung tiangnya masih banyak yang patah dan dirinya juga berharap pemerintah setempat segera memperbaiki jembatan tersebut. Takutnya kalau dibiarkan seperti ini jembatan tersebut terancam roboh, karena tiang jembatan banyak yang patah. (Edi)

     

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com