• Sumsel jadi model pariwisata olahraga

    0

    Palembang ,jurnalsumatra.com – Provinsi Sumatera Selatan menjadi model pengembangan pariwisata berbasis ajang olahraga di Indonesia, kata Gubernur setempat Alex Noerdin.

    “Asian Games digelar di Jakarta karena ibu kota negara, sedangkan Kota Palembang dipilih karena memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional. Lantaran tidak ada kota lain yang bisa, maka Sumsel menjadi modelnya,” kata Alex, di Palembang, Jumat.

    Asian Games ke-18 tahun 2018 direncanakan berlangsung di Indonesia dengan pertandingan digelar pada dua daerah berbeda, yaitu DKI Jakarta dan Palembang di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

    Gubernur Alex mengatakan pengembangan pariwisata olahraga itu sangat sejalan dengan peran Provinsi Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games.

    Setelah sebelumnya sukses menggelar SEA Games ke-25 tahun 2011, Islamic Solidarity Games 2013, ASEAN University Games 2014, dan beberapa ajang internasional lainnya, kini Sumsel ingin mendapatkan berkah dari pariwisata.

    “Menjadi tuan rumah Asian Games sebenarnya sasaran antara, tapi sasaran sebenarnya bagaimana daerah ini dikenal, jika sudah dikenal maka investasi akan masuk, wisatawan akan datang, dan industri kreatif akan tumbuh,” kata Gubernur yang mantan Bupati Musi Banyuasin itu pula.

    Ia menambahkan untuk mendatangkan investasi, suatu dareah harus dikenal terlebih dahulu dan Sumsel telah menentukan pilihan yakni melalui olahraga.

    Terkait dengan pengembangan pariwisata olahraga ini, Alex mengatakan Sumsel akan menjadikan Kawasan Jakabaring Sport City (JSC) yang memiliki 18 arena bertaraf internasional sebagai kawasan wisata olahraga.

    Kepala Bidang Industri Olahraga dan Pengembangan Usaha KONI Sumsel Nirmala Dewi mengatakan Sumsel akan menyiapkan paket wisata olahraga di Kompleks Olahraga Jakabaring untuk merespons tinggi minat wisatawan berkunjung kawasan tersebut sejak terpilih menjadi tuan rumah Asian Games ke-18 tahun 2018.

    “Paket wisata olahraga ini, yakni memberikan sensasi bagi wisatawan menjadi seorang atlet, semisal dengan uang Rp300.000 dapat merasakan tantangan menjadi atlet menembak, panjat tebing, dan lainnya,” kata dia lagi.

    Ia mengemukakan terobosan ini dimunculkan karena Sumsel saat ini fokus dengan pengembangan `sport tourism` sejak mulai menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional dan internasional, di antaranya SEA Games ke-25 tahun 2011, Islamic Solidarity Games 2013, dan ASEAN University Games 2014.

    “Harapannya dengan ide kreatif ini akan semakin mendongkrak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Sumsel,” kata dia.

    Sebelumnya Menteri Pariwisata Arief Yahya mengapresiasi konsistensi Sumsel yang mengembangkan sport tourism untuk mendongkrak angka kedatangan wisatawan.

    Selain akan mengembangkan wisata olahraga, Kota Palembang juga memiliki potensi wisata lain, yakni wisata religi, wisata kuliner, wisata belanja, dan wisata sejarah/heritage.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com