• Stok Hewan Kurban di OKI, Dipastikan Aman

    0
    sapiKAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Menjelang hari raya Idul Adha, permintaan hewan kurban seperti  kambing, sapi maupun kerbau biasanya mengalami peningkatan dari hari-hari biasa, dikarenakan umat muslim yang ingin berkurban hewan.
    Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Peternakan (Disnak), memastikan akan menjamin stok atau persediaan hewan kurban aman.
    “Seperti biasa pada hari raya Idul Adha, Disnak Kabupaten OKI memastikan persediaan hewan kurban tidak akan kurang seperti tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Kepala Dinas Peternakan Kabupaten OKI, Aris Panani, Rabu (24/8/2016) di Kayuagung.
    Lebih lanjut ia mengatakan, pasokan hewan kurban berasal dari pasar hewan di Tugu Jaya, Kecamatan Lempuing Jaya dan pasar hewan di Tugu Mulyo, Kecamatan Lempuing.
    “Pasokan itu berdasarkan jumlah pasokan pertahun, sehingga untuk tahun ini tidak akan jauh berbeda. Setiap satu pasar hewan menyediakan 200 ekor sapi dan 300 ekor kambing, sehingga dua pasar hewan berjumlah 1.000 ekor hewan kurban dengan berbagai macam jenis,” ungkapnya.
    Dijelaskan, pasokan hewan kurban sapi dan kambing yang ada di kedua pasar hewan tersebut, berasal dari hewan ternak pulau Jawa dan Lampung. Tetapi dari Kabupaten OKI, juga ada. Yakni berasal dari Desa Pematang Panggang, lalu beberapa Desa yang berada di Kecamatan Mesuji Raya.
    “Sedangkan jenis hewan kurban sapi yang ada di pasar hewan, merupakan jenis  sapi lokal, bali dan brahman. Tetapi kebanyakan masyarakat membeli sapi kurban jenis lokal dan brahman. Sedangkan untuk kambing kurban masyarakat banyak membeli kambing jenis lokal,” ungkapnya lagi.
    Lebih lanjut dijelaskannya, mendekati hari raya Idul Adha, pihaknya akan melakukan survey ke kedua pasar tersebut. Kemudian ke beberapa tempat penjualan hewan kurban di wilayah OKI. Tujuannya, memantau harga pasaran hewan kurban.
    “Selain melakukan survey harga ke kedua pasar dan tempat-tempat penjualan hewan kurban. Kita juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan-hewan tersebut agar aman dan layak di konsumsi,” tegasnya.
    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) OKI, Iskandar ZA menambahkan, saat mendekati hari raya Idul Adha diprediksi akan ada kenaikan harga hewan kurban.
    “Mendekati hari raya Idul Adha, jelas harga hewan kurban diprediksi naik. Meski demikian, kita imbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga hewan kurban lebih dari harga wajar karena akan membuat resah para pembeli,” singkatnya. (RICO)
  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com