• Sidang Paripurna Prolegda Sempat Molor

    0
    unnamed (32)‎KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Meski sempat molor hingga tiga jam lamanya,Rapat Paripurna VI penetapan program legislasi daerah (prolegda) dilanjutkan dengan rapat paripurna VII pembicaraan tingkat I nota penjelasan bupati OKI mengenai penyampaian Raperda kabupaten OKI tahun 2016 yang semula dijadwalkan akan digelar pada pukul 10.00 Wib diruang rapat paripurna DPRD kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI),Senin (15/8/2016) akhirnya dilaksanakan.

    Rapat yang semula tertunda lantaran banyak peserta rapat yang telat hadir baik dari pihak FKPD,SKPD maupun anggota DPRD OKI ini salah satunya mengungkapkan rencana perubahan-perubahan struktural organisasi tatalaksana daerah yang nantinya akan terjadi.

    Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati OKI,M.Rifai,SE membacakan daftar nama rencana perangkat daerah sekretariat daerah,sekretariat dewan,dinas,badan dan inspektorat berdasarkan PP Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah,dan merupakan hasil konsultasi ke pemprov sumsel ( Biro ortala dan biro hukum ).

    Selain sekretariat daerah dan sekretariat dewan masuk kategori tipe A,kata dia,ada sedikitnya 16 dinas yang baru atau alami perubahan dan juga masuk tipe A diantaranya Dinas pendidikan,dinas kesehatan,dinas PU bina marga dan penataan ruang,satuan polisi pamong praja,dinas tenaga kerja dan transmigrasi,dinas pangan dan peternakan,dinas lingkungan hidup,dinas kependudukan dan catatan sipil,dinas koperasi,UKM dan perindustrian,dinas pemberdayaan masyarakat dan desa,dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana,dinas perhubungan,dinas komunikasi dan informatika,dinas kebudayaan dan pariwisata,dinas kearsipan,dinas penanaman modal pelayanan perizinan terpadu,dinas kelautan dan perikanan.

    Lalu,kata dia lagi,untuk dinas yang baru atau alami perubahan dan masuk tipe B ialah dinas perumahan rakyat dan kawasan pemukiman,dinas kebakaran,dinas sosial,dinas perdagangan,dinas pemuda dan olahraga,dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,dinas perpustakaan,dinas pertanian,dinas perkebunan,dinas statistik dan persandian,kemudian untuk dinas pertanahan masuk tipe C.

    Sementara untuk badan yaitu badan perencanaan pembangunan daerah,badan kepegawaian dan diklat daerah,badan pendapatan daerah,badan pengelolaan keuangan dan aset daerah masuk kategori tipe A,lalu untuk badan penelitian dan pengembangan masuk kategori B,kemudian untuk Inspektorat dan kecamatan 18 kecamatan masuk kategori A.

    Sedangkan yang masih status Quo,lanjutnya,ada empat instansi yaitu Kesbangpol, BPBD, RSUD,BNK dan sekretariat korpri.(RICO)‎

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com