• Riau Segera Selesaikan Pemetaan Kebutuhan Tenaga Guru

    0

    Pekanbaru,jurnalsumatra.com- Pemerintah Provinsi Riau segera menyelesaikan pemetaan kebutuhan tenaga guru PNS dan nonPNS untuk melihat kondisi tenaga guru guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah itu.
    “Sebab selama ini tercatat bahwa tenaga pengajar PNS 8.310 orang dan non-PNS 8.740 orang, secara riil dinilai  sudah memenuhi kelayakan sistim belajar mengajar pada perbandingan seorang guru untuk 18-20 anak,” kata  Kepala Dinas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, DR. Kamsol di Pekanbaru, Jumat.
    Ia mengatakan itu terkait penilaian terhadap kualitas SDM Riau masih rendah ditandai antara lain perolehan Ujian Nasional Riau untuk tingkat SLTP dan SLTA serta US untuk tingkat SD, masih rendah, sementara Pemerintah Riau berkomitmen untuk mempercepat upaya peningkatan kualitas SDM di daerah itu.
    Menurut dia, jumlah tenaga guru yang sudah mengajar di sekolah negeri dan swasta saat ini 17.050 orang berasal dari tenaga PNS sebanyak 8.310 orang dan 8.740 non PNS terdiri atas guru bantu provinsi 1.040 APBD PRovinsi Riau, 2.568 guru honor daerah yang dibayar APBD kabupaten dan kota, sebanyak 5.132  guru honor sekolah yang digaji komite sekolah/DPA daerah.
    Selain itu, katanya, guru honor bantu PAUD Pendidikan Dasar APBD Provinsi Riau sebesar 3.943 orang.
    “Persoalan sekarang masih ada guru yang dibayarkan honornya melalui komite sekolah sebesar Rp500.000- Rp750.000/bulan bagi guru honor yang direkrut pihak sekolah bersama komite sekolah,” katanya.
    Pembayaran  honor guru komite sekolah tersebut, menurut dia, tidak sesuai standar Upah Minimum Provinsi Riau (UMP) sehingga diyakini tidak akan bisa mendorong peningkatan kualitas SDM.
    Ia mengindikasi bahwa rekrutmen guru honor komite sekolah tidak melalui seleksi kompetisi seperti standar rekrutmen guru honor sesuai SK Gubernur Riau sehingga tetap menjadi perhatian terkait kualitas guru tersebut.
    Oleh karena  itu, Pemerintah kabupaten dan kota diharapkan agar dapat memetakan kembali kebutuhan tenaga guru tersebut, supaya mutu pendidikan meningkat, sebab kualitas SDM ditentukan tenaga pendidiknya, sehingga rekrutmen tenaga guru sangat menentukan agar mereka dapat membuat lingkungan belajar yang dinamis.
    “Apalagi tujuan pendidikan selain menciptakan anak-anak pintar dan jenius juga berakhlak mulia, cerdas dan berbudi pekerti yang baik menjadi tugas guru.  Guru harus bisa menguasai konsep ilmu pendidikan untuk menerapkan proses pendewasaan anak-anak yakni anak sudah bisa membedakan buruk dan baik,”katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com