• Reni Yusneli Daftar Calon Sekda Kepri

    0

        Tanjungpinang, jurnalsumatra.com – Pelaksana tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Reni Yusneli memutuskan mendaftar sebagai calon sekda di Badan Kepegawaian Daerah setempat, Kamis.
    “Saya mendaftar (sebagai calon Sekda Kepri) dengan tujuan mengabdi. Pengetahuan, pengalaman selama mengabdi di pemerintahan mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya seusai mendaftar di BKD Kepri.
    Panitia Seleksi Calon Sekda Kepri menjadwalkan penutupan tahapan pendaftaran calon sekda pada 22 Agustus 2016.
    Reni yang juga Asisten I Pemerintah Kepri mengatakan pengetahuan dan pengalamannya selama mengabdi di pemerintahan dapat dimanfaatkan untuk memajukan wilayah ini.
    Dia berharap proses seleksi melahirkan sekda yang dapat bekerja secara profesional, efektif, transparan dan optimal.
    “Siapa pun yang terpilih menjadi sekda diharapkan mampu melaksanakan tugas sesuai amanah yang diberikan, sesuai harapan masyarakat,” tegasnya.
    Menurut dia, proses kompetisi calon sekda harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku untuk melahirkan sekda yang dapat bekerja optimal, transparan dan profesional.
    “Saya berharap proses kompetisi calon sekda yang dilaksanakan panitia seleksi dapat berjalan lancar sampai selesai,” katanya.
    Reni akan mengikuti seluruh kebijakan panitia seleksi, dan merasa optimistis memenuhi persyaratan sebagai calon sekda.

        “Saya mengikuti aturan yang sudah ditetapkan panitia seleksi, mudah-mudahan bisa lolos. Saat ini, yang paling utama adalah  berusaha dan selebihnya Allah yang menentukan, selain juga panitia seleksi turut menentukan,” ujarnya.
    Selain Reni, sejumlah pejabat dikabarkan akan mendaftar sebagai sekda, seperti Sekda Karimun Arif Fadillah, Kepala Bappeda Kepri Naharudin dan Asisten II Pemprov Kepri Syamsul Bahrum.
    Sejumlah pihak menduga pemilihan calon Sekda Kepri hanya sebatas formalitas. Dugaan itu muncul setelah panitia seleksi mengambil kebijakan memperberat persyaratan calon sekda.
    Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak berulang kali mengingatkan agar panitia seleksi bekerja secara profesional, transparan dan mengikuti ketentuan yang berlaku. Dia menduga dari persyaratan tambahan tersebut mengarah kepada seseorang.
    Jumaga tidak membeberkan identitas figur tersebut. Namun sejumlah pihak menduga figur tersebut adalah Arif Fadilah, Sekda Karimun.
    Dugaan itu muncul lantaran Arif merupakan staf Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat menjabat sebagai Bupati Karimun.
    Panitia seleksi menetapkan syarat pendidikan dalam  seleksi, diutamakan Strata 3, dan syarat pernah mengikuti Diklatpim I untuk calon sekda yang berminat.
    “Hal ini terkesan dipaksakan, dan membingungkan. Sebab, syarat nasional, calon sekda provinsi, minimal harus lulus Diklatpim II,” ujar Jumaga.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com