• PT OKI Pulp Kembali Realisasikan Pembangunan Paud Tahap II

    0
    KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com - PT OKI Pulp and Paper Mills salah satu unit usaha Sinar Mas Group bersama  Yayasan Eka Tjipta Foundation kembali merealisasikan pembangunan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) tahap II sebanyak 8 unit selain itu, OKI Pulp juga melepas 10 orang siswa yang mendapatkan beasiswa ke institute teknologi Bekasi yang dibiayai penuh oleh perusahaan.

    Direktur PT OKI Pulp and Paper Mills, Gadang H Hartawan mengatakan,  bahwa pembangun PAUD ini merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) PT OKI Pulp and Paper Mills dalam bidang pendidikan.” Ini salah satu program dari CSR kita, untuk mendukung kemajuan pendidikan di kabupaten OKI terutama pendidikan anak usia dini,” kata Gadang.

    Kata Gadang, pihaknya telah berkomitmen untuk membangun sebanyak 60 unit gedung PAUD, berikut fasilitas di dalamnya tahp pertama kita sudah membangun 7 unit paud ditahap kedua ini sebanyak 8 unit paud. “Kita juga kasih mobilernya, kelengkapan seperti fasilitas  bermain, termasuk honor tenaga gurunya akan kita tanggung, jadi kita tidak hanya membangun gedungnya saja, tetapi kita dukung sampai PAUD itu beroperasi,” ujarnya.

    Selain itu, katanya perusahaan juga melepas 10 siswa yang lulus seleksi beasiswa PT OKI Pulp kesepuluh siswa tersebut berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten OKI.

    Sejauh ini kata Gadang, sejak 2014 hingga 2016 perusahaan sudah membiayai sebanyak 24 orang putra daerah OKI. “Pada 2014 kita berangkatkan 4 orang, 2015 sebanyak 10 orang, 2016 10 orang dan mereka sumua nantinya akan langsung dipekerjakan di perusahaan,”katanya.

    Kepada penerima beasiswa dirinya meminta untuk semangat dalam melaksanakan perkuliahannya karena perusahaan punya aturan. “Kita ingin saling menguntungkan untuk itu dibuat perjanjian dengan bagi penerima beasiswa harus mempertahankan IP nya diatas 3,0 ditambah dengan ikatan dinas selama 8 tahun mengabdi di perusahaan,”jelasnya.

    Sementara itu, sekretaris Dinas Pendidikan, Husni, SPDI  mengatakan, pemerintah OKI terus berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan program satu desa satu paud agar dapat dituntaskan ditahun 2016.

    Menurutnya, pemerintah juga telah menganggarkan dana rintisan untuk 64 paud. Kalau ini berjalan program 1 desa 1 paud akan terealisasi. Disamping itu, pemerintah daerah juga memberikan insentif sebesar Rp 150ribu perbulan untuk tenaga pendidik di OKI. “Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini,”ujarnya.

    Dirinya juga mengapresiasi kepedulian PT OKI Pulp dengan melakukan pembangunan PAUD “Semoga apa yang dilakukan ini bisa ditiru oleh perusahaan-perusahaan lainnya,”ungkapnya. (RICO)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com