• Polisi Jambi Tangkap Dua Pelaku Begal Bersenpi

    0

         Jambi, jurnalsumatra.com – Anggota Buser Polsek Telanaipura, Jambi  menangkap dua orang kawanan pelaku begal yang sering beraksi di Kota Jambi menggunakan bersenjata api (senpi) untuk melukai korbannya.
    “Anggota kita berhasil menangkap dua pelaku begal bersenpi yakni Wirmansyah dan Suhardi warga RT 04, Desa Danau Kedap, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muarojambi, yang sebelumnya satu temannya lebih dahulu ditangkap ditempat terpisah,” kata Kapolsek Telanaipura, Kompol Ahmad Bastari Yusuf, di Jambi Kamis.
    Kedua pelaku terakhir yakni Wirmansyah dan Suhadi yang ditangkap berdasarkan pengembangan tersangka lainnya yang sebelumnya sudah dibekuk terlebih dahulu yakni M Amin dan ketiga tersangka melakukan aksi begal terhadap korbannya di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi pada 10 Juni lalu.
    Salah satu tersangka, Wirmansyah mengaku baru sekali melakukan aksi tersebut dan sebelum beraksi ketiganya pun sempat konsumsi sabu-sabu dan melakukan aksinya menggunakan senpi.
    “Kami memang sudah merencanakannya dari rumah usai memakai sabu dan makanya nekat begal pakai senpi punya Suhardi,” kata Wirmansyah salah satu tersangka kepada sejumlah wartawan.

         Dia pun menjelaskan, dari rumah ketiga tersangka keliling pakai dua sepeda motor dan sesampainya di depan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan telah mengetahui targetnya mereka pun langsung mendekati dan menodongkan senpi ke pinggang korbannya.
    Kemudian korban dibawa ke tempat yang sepi di daerah kawasan BLK dan sampai disana harta benda milik korban kami ambil dan meninggalkan korban disana.
    Sementara itu tersangka Suhardi, pemilik senpi mengatakan, dia mendapatkan senjata api tersebut dengan cara membeli dari orang tidak dikenal di Pasar Rombeng Angsoduo seharga Rp3 juta.
    Target mereka dalam menjalankan aksinya yakni orang-orang yang sedang duduk di sekitaran kantor gubernur atau taman anggrek dikawasan Telanaipura Jambi dan bahkan mereka nekad untuk melukai atau mencederai korbannya jika melawan saat dibegal, kata Kapolsek Bastari Yusuf.
    Atas perbuatannya para tersangka yang kini diamankan di Mapolsek Telanaipura itu dijerat pasal 365 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com