• POLDA SUMSEL Musnahkan Tiga Kilogram Sabu

    0

    Palembang, jurnalsumatra.com – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan memusnahkan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak tiga kilogram dan pil ekstasi 2.000 butir yang disita dari sejumlah pemakai dan pengedar barang terlarang itu.
    Pemusnahan barang bukti kejahatan narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya itu (Narkoba) dipimpin Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Djoko Prastowo, di Palembang, Jumat.
    Sebelum dimusnahkan dengan cara dihancurkan dan dilarutkan menggunakan alat blender, barang bukti kejahatan narkoba itu dilakukan uji laboratorium oleh Tim Pusat Laboratorium Forensik.
    Kapolda pada kesempatan itu menjelaskan bahwa barang bukti narkoba yang dimusnahkan itu merupakan hasil tangkapan anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dan Satuan Narkoba Polresta Palembang.
    Pemusnahan barang bukti bernilai miliaran rupiah itu dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan dan sebagai bentuk keterbukaan jajarannya kepada masyarakat, katanya.
    Menurut dia, hingga saat ini sudah banyak masyarakat menjadi korban penyalahgunaan narkoba, untuk itu perlu digalakkan kegiatan pencegahan dan pemberantasan barang terlarang itu agar korbannya tidak terus bertambah dan ruang gerak peredarannya semakin sempit.
    Dengan kegiatan pemusnahan itu, diharapkan masyarakat dapat mendukung tindakan pencegahan dan pemberantasan narkoba yang bisa menjadi racun dan membahayakan kesehatan serta merusak mental generasi muda penerus bangsa.
    Dukungan dari masyarakat sangat diharapkan karena pemberantasan narkoba tidak mungkin dapat dilakukan oleh anggota Polri sendiri yang jumlah personelnya terbatas, ujarnya.
    Dia menjelaskan, dalam upaya penegakan hukum, pihaknya berupaya menindak bandar dan pengedar narkoba dengan sanksi hukum maksimal, bahkan bila perlu jika memenuhi ketentuan undang undang akan dikenakan ancaman hukuman mati.
    Akibat tindakan yang dilakukan seorang bandar dan pengedar narkoba, bisa mengakibatkan puluhan bahkan ratusan orang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, sehingga pelaku kejahatan itu perlu “diperangi ” secara bersama-sama, kata kapolda. (anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com