• Perwakilan Parpol Bahas Potensi Kerawanan PILKADA

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Perwakilan beberapa partai politik dan aparat keamanan hadir dalam rapat terbatas yang dipimpin Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, untuk membahas potensi kerawanan di beberapa daerah menjelang Pilkada serentak 2017.
    Hadir dalam rapat tersebut antara lain Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Ketua Tim Pemenangan Wilayah I Partai Golkar Nusron Wahid, Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy, Ketua Umum PKPI Haris Sudarno, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya Didit Herdiawan, dan Wakil Kepala BIN Letjen (Purn) TNI Torry Djohar Banguntoro.
    “Dari beberapa partai diminta hadir untuk mengatasi bagaimana mengantisipasi kerawanan yang diproyeksikan muncul dalam pilkada,” kata Sekjen Partai Golkar Idrus Marham usai mengikuti rapat di rumah dinas Menko Polhukam, Jakarta, Selasa.
    Rapat tersebut, kata dia, diselenggarakan untuk merespons Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) yang diluncurkan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada Senin (29/8), berdasarkan kajian di 101 daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2017, mencakup tujuh provinsi dan 94 kabupaten serta kota.
    Penelitian tersebut menggolongkan Papua Barat, Aceh, dan Banten sebagai provinsi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dalam pelaksanaan pilkada, yakni masuk dalam skala 3,00 hingga 5,00 (skala kerawanan maksimal).
    Salah satu penyebab konflik pemilu di daerah yang dibahas dalam rapat adalah munculnya kampanye hitam (black campaign).
    Golkar sendiri mengaku telah mengedepankan program khusus agar kadernya tidak melakukan kampanye hitam dalam tahapan pilkada.
    “Kampanye yang sifatnya provokatif akan mendorong reaksi dari masyarakat yang dapat berujung konflik,” tutur Idrus.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com