• Perusahaan Batu Gamping Diminta Hentikan Pembukaan Lahan

    0

        Tanjung, jurnalsumatra.com – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan meminta perusahaan batu gamping PT Eternal Richway yang beroperasi di Kabupaten Tabalong untuk menghentikan kegiatan pembukaan lahan di dalam kawasan hutan.
    Dalam surat nomor 522/403/Pola/Dishut yang ditandatangani Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Rachmadi Kurdi disebutkan PT Eternal Richway telah melaksanakan kegiatan pembukaan areal kawasan hutan untuk bahan baku semen di luar batas izin pinjam pakai.
    “Surat penghentian kegiatan pembukaan lahan di dalam kawasan hutan untuk PT Eternal Richway sudah disampaikan pada Juni 2016 termasuk kepada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Tabalong,” kata anggota polisi hutan di Kesatuan Pemangkuan Hutan Produksi (KPHP) Kabupaten Tabalong Yandi Sa’ban di Tanjung, Kamis.
    Perintah penghentian kegiatan pembukaan lahan di dalam kawasan hutan sendiri merupakan tindak lanjut verifikasi pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kawasan hutan yang dilaksanakan oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah V dan Dishut Provinsi Kalsel.

         Sebagai perusahaan yang memproduksi batu gamping PT Eternal Richway sebelumnya hanya mendapatkan izin pinjam pakai kawasan hutan seluas 5,9 hektare namun faktanya kegiatan pembukaan lahan juga dilakukan di luar batas izin pinjam pakai kawasan hutan.
    Salah seorang aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Tabalong Rusmadi mengatakan pemerintah daerah harus segera bertindak tegas terhadap perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran termasuk Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan.
    “Jangan sampai pelanggaran yang dilakukan PT Eternal Richway dibiarkan mengingat kegiatan ekploitasi batu gamping di dalam kawasan hutan dapat berdampak pada kerusakan lingkungan,” jelas Rusmadi.
    PT Eternal Richway sendiri merupakan salah satu sub kontraktor dari pabrik semen PT Conch South Kalimantan yang beroperasi di Desa Saradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong.
    Perwakilan PT Conch South Kalimantan Yandri mengaku tidak tahu soal surat teguran tertulis dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel terkait penghentian kegiatan pembukaan lahan di dalam kawasan hutan untuk PT Eternal Richway.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com