• Penyandang Disabilitas Dapat Rastra Gratis

    0

    Kupang, jurnalsumatra.com – Wali Kota Kupang Jonas Salean mengatakan para penyandang disabilitas di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur mendapat program beras sejahtera (rastra) secara cuma-cuma seperti warga miskin lainnya.
    “Ini sudah menjadi komitmen kami bersama DPRD Kota Kupang untuk mensejahterakan warga tanpa pandang bulu, sehingga para penyandang disabilitas juga punya hak yang sama untuk mendapatkan rastra seperti warga miskin lainnya,” katanya kepada Antara di Kupang, Selasa.
    Ia mengatakan pemerintahannya telah mengajukan usulan perubahan data penerima beras sejahtera (rastra) ke Pemerintah Pusat, termasuk di antaranya para penyandang disabilitas untuk mendaparkan rastra secara gratis.
    Mantan Sekretaris Daerah Kota Kupang itu menjelaskan program rastra gratis ini akan terus diterapkan sampai bulan ke-14 untuk menghindari terjadinya kekurangan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2017
    Ia mengatakan pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp6 miliar untuk mendukung program tersebut bagi 14.242 rumah tangga sasaran (RTS) penerima manfaat.
    Mereka dimasukkan dalam dua kategori, yakni rastra nasional untuk 12.491 RTS dan 1.751 RTS lainnya untuk penerima program rastra daerah.
    Dari alokasi penerima manfaat dan anggaran itu, kata Jonas dapat diracik dalam dua alokasi anggaran masing-masing, untuk program rastra nasional, pada setiap tahun teralokasi dalam APBD Kota Kupang sebasar Rp3,5 miliar lebih dan untuk program rastra daerah teralokasi Rp2,4 miliar lebih.
    “Pemerintah bersyukur karena program kemanusian yang dimiliki Pemerintah Kota Kupang itu didukung penuh oleh DPRD Kota Kupang dalam kebijakan anggarannya,” katanya.
    Menurut Jonas, intervensi program beras sejahtera bagi warga tidak mampu yang dilakukan sepanjang 14 bulan itu, tidak bermaksud memberikan ruang bagi warga miskin untuk harap gampang.
    Namun lebih dari itu, intervensi program itu untuk membantu warga kurang mampu menata kehidupan ekonomi rumah tangganya ke arah yang lebuh baik dan sejahtera.
    “Kalau beras untuk makan saja tidak ada di dalam rumah, lantas apa yang bisa dilakukan warga untuk terus mempertahankan hidupanya dan meningkatkan ekonomi rumah tangganya,” kata Jonas dengan nada tanya.
    Untuk itulah program ini dilakukan demi pemenuhan kebutuhan pangan bagi warga di daerah ini.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com