• Pengawasan Pekerja Asing Dumai Diagendakan Setiap Bulan

    0

    Dumai, Riau, jurnalsumatra.com – Tim Pengawasan Orang Asing (POA) Kota Dumai, Provinsi Riau, merencanakan untuk turun ke lapangan setiap bulan untuk pencocokkan data jumlah pekerja asing bekerja di perusahaan setempat dengan sejumlah instansi terkait.
    Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Dumai, Muhammad Abduh, di Dumai, Jumat, mengatakan, pengawasan dilakukan TPOA yang diketuai wali kota ini merupakan kegiatan rutin untuk mengetahui jumlah, tempat tinggal dan lokasi kerja orang asing tersebut.
    “Agenda turun ke lapangan bersama instansi terkait in rutin dilakukan setiap bulan, bertujuan untuk sinkronisasi data pekerja asing dengan sejumlah instansi terkait lain,” kata Abduh kepada pers.
    Sementara, Kepala Kantor Imigrasi Dumai Zulkifli Ar mengatakan, pengawasan pekerja asing di perusahaan dilakukan bersama dengan instansi terkait di pemerintahan, seperti Dinas Tenaga Kerja, Kesbang Polinmas, TNI Polri, Kejaksaan dan intelijen.
    Pihaknya sangat mendukung kegiatan pengawasan orang asing yang dilaksanakan rutin tiap bulan, namun disamping itu tetap butuh peran aktif masyarakat agar bisa memberi informasi mengenai warga asing yang dicurigai.

         “Kita tidak bisa mengawasi sendiri keberadaan orang asing yang bekerja di perusahaan, karena itu diperlukan peran masyarakat dalam memberikan informas terkait warga asing di daerah ini,” kata Zulkifli.
    Menurut dia, sejak diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 tentang aturan bebas visa kunjungan bagi 169 negara, maka pemerintah menilai perlu dukungan bersama masyarakat untuk melakukan pengawasan.
    Kantor Imigrasi Dumai saat ini mencatat dan mengawasi jumlah pekerja asing sebanyak 472 orang yang tersebar selain di Dumai, juga di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bengkalis.
    Kepala Bidang Bursa dan Penempatan Naker Disnaker Dumai Soufandi Souhan menyatakan, saat ini terdapat sebanyak 283 tenaga kerja asing yang bekerja di perusahaan setempat, dan didominasi Sinas Mas Grup dengan 244 orang pekerja asing.
    Sepanjang Januari hingga Agustus 2016, keberadaan TKA telah memberikan kontribusi bagi pendapatan asli Dumai sebesar Rp286 juta dari target hanya Rp108 juta.
    “Kita siap untuk sinkronisasi data tenaga kerja asing dengan tim POA Dumai, dan sejauh ini realisasi penerimaan daerah dari izin pekerja asing sudah melebihi target mencapai 200 persen,” terang dia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com