• Pendapatan Dishub Palembang Menurun

    0

    20160623KADISHUB-PALEMBANG-SULAIMAN-AMIN-PALEMBANG-1PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Diambil alihnya pengelolaan terminal A dan B oleh pemerintah pusat dan provinsi berpengaruh langsung dengan pendapatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, dengan kebijakan ini Dishub kehilangan pendapatan mencapai Rp 2 miliar lebih

    “Pendapatan kami dipastikan akan berkurang pada tahun ini, kontribusi tiga terminal ini cukup besar bagi pendapatan asli daerah (PAD),”kata Kepala Dishub Palembang, Sulaiman Amin Jumat (26/8).

    Dikatakan Sulaiman, untuk type A itu ada dua yaitu Terminal Karyajaya dan KM 12, kedua terminal yang beroperasi bagi angkutan penumpang dan barang sangat besar kontribusinya bagi daerah. Sedangkan type B itu hanya terminal Jakabaring.

    “Kita hanya mengelola terminal type C seperti terminal Gandus Lemabang, Ampera dan sebagainya yang pendapatannya cukup kecil, jadi kita kesulitan menutupi pendapatan pada tahun ini,”kata Sulaiman. Kontribusi terminal C yang hanya angkutan penumpang sangat kecil bagi daerah oleh karena itu pihaknya kesulitan untuk meningkatkan PAD pada tahun ini, namun pihaknya berharap dengan kebijakan ini pengelolaan dan pendapatan lebih baik lagi kedepan.

    Apakah pihaknya akan meningkatan PAD dari retribusi parkir dengan diambil alihnya pengelolaan terminal? Dikatakan Sulaiman bahwa target parkir pada tahun ini cukup besar sehingaa sulit untuk ditingkatkan lagi.

    “Pada tahun ini target parkir kita mencapai rp 12,5 miliar tidak mungkin akan dinaikan lagi, namun bagaimana agar retribusi parkir tidak boxor sehingga PAD Palembang akan semakin tinggi,”urainya.

    Sekretaris daerah (Sekda) Palembang, Harobin Mustofa turunnya pendapatan daerah termasuk dari sektor pajak reklame maka pihaknya akan melakukan optimalisasi dari sektor pajak dan sebagainya, sehingga PAD Palembang akan mengalami peningkatan.

    “Tentu pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin mendorong PAD Palembang tinggi pada tahun ini, turunya penerimaan karena disebabkan berbagai faktor, termasuk juga diambil alihnya pengelolaan terminal oleh pusat dan sebagainya,”jelas Harobin.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com