• Pendapatan APBDP Palembang Naik Rp 200 M

    0
    Pemkot Palembang Dispensasi PNS Telat Bekerja

    Pendapatan APBDP Palembang Naik Rp 200 M

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – Pemerintah kota Palembang memmastikan anggaran di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2016 lebih tinggi dibandingkan pada tahun induk, pendapatan mengalami peningkatan mencapai Rp 200 miliar, pendapatan ini dari dana alokasi khusus (DAK), hal tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Palembang, Selasa (30/8).

    “Dengan penambahan sebesar itu artinya APBD Palembang tahun ini menjadi Rp3,3 Triliun. Kita juga mendapatkan Dana Rp 87 miliar merupakan Dana Alokasi Khusus yang akan dimanfaatkan untuk jalan dan jembatan,”kata Walikota Palembang, Harnojoyo, Selasa (30/8).

    Dijelaskan Harnojoyo, APBD Perubahan tentu dimanfaatkan untuk kebutuhan anggaran prioritas yang belum mencukupi. Mengingat pula ada beberapa SKPD Pemkot Palembang yang menambah target PAD pada sektor tertentu. Tak hanya itu, pengajuan APBD Perubahan ini juga dikarenakan adanya peningkatan alokasi pajak, pergeseran piutang yang menjadi pendapatan, serta masalah alokasi DAU untuk PNS.

    Dengan APDB Perubahan, sebutnya, ditargetkan PAD Palembang bisa tercapai Rp 840 miliar, dengan sumber pajak sekitar Rp 536 miliar dan retribusi daerah Rp 106 miliar. Sementara untuk DAU sebesar Rp1,2 triliun dan DAK Rp 630 miliar.

    “Kami akui, masih banyak kekurangan anggaran untuk kebutuhan pelayanan masyarakat. Namun begitu, Pemkot Palembang tetap mengupayakan mencari alternatif sumber anggaran, baik dari pusat atau lainnya,”jelas Harnojoyo.

    Hal ini seperti diserahkannya dua terminal tipe A ke pusat yang membuat PAD Palembang bakal berkurang sekitar Rp2miliar lebih. Harnojoyo menegaskan, pihaknya akan mencari sumber PAD dari sektor lain, seperti PBB atau retribusi Sungai Musi.

    “Kita cari potensi lain, di Sungai Musi misalnya, perlu diberlakukan retribusi untuk pelayanan angkutan sungai yang melewati Sungai Musi. Akan disiapkan Perwali sebagai pijakan aturannya,”cetus dia.

    Kepala BPKAD Pemkot Palembang, M Zulfan menyebut untuk APBD Perubahan 2016 diperkirakan mencapai Rp3,3 triliun. Angka tersebut mengalami peningkatan Rp 200 miliaran lebih dari APBD induk sekitar Rp3,1 triliunan. Untuk pendapatan yang bersumber dari DAK, sebelumnya di APBD sudah dianggarkan Rp11 miliar dan di APBD Perubahan bakal ditambah lagi Rp 87 miliar.

    Dana tersebut, tak hanya berupa pembangunan fisik khusus infrastruktur semata melainkan juga ada pembangunan di sektor pertanian, jalan dan jembatan, Perhubungan dan beberapa pembangunan lain yang di handle masing-masing SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) seperti pembangunan sanitasi oleh PUCK, pembangunan di RS Bari, jalan dan jembatan oleh PUBM dan lainnya.

    Ketua Komisi II DPRD Palembang Chandra Darmawan mengatakan, guna meningkatkan PAD, pihaknya meminta Pemkot Palembang untuk segera mengajukan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang retribusi angkutan sungai tersebut. Sebab selama ini daerah lain sudah banyak memberlakukan Perda serupa.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com