• Pemotongan DBH Jadi Kambing Hitam Anggaran Pendidikan

    0
    Pemotongan DBH Jadi Kambing Hitam Anggaran Pendidikan

    Pemotongan DBH Jadi Kambing Hitam Anggaran Pendidikan

    Palembang, jurnalsumatra.com – Efisiensi anggaran yang dilakukan Pemprov Sumsel, sebagai akibat pemotongan dana bagi hasil oleh Pemerintah Pusat, berdampak langsung ke sektor pendidikan. Tahun ini dipastikan tidak ada pembangunan penambahan kelas baru.

    Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel Anita Noeringhati ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/8/2016).

    “Tahun 2016 ini kita mengalami efisiensi luar biasa. Jadi, penambahan kelas baru belum dapat dilakukan. Harapannya, di tahun 2017 mendatang, anggaran pendidikan jadi urusan wajib, begitu juga dengan anggaran kesehatan,” ungkap Anita.

    Anita juga menyoroti pelaksanaan sekolah gratis di Sumsel yang menurutnya belum berjalan maksimal. Masih banyak sekolah penerima dana sekolah gratis, namun tetap menarik biaya dari siswa.

    “Kedepan, kita harus buat MoU dengan sekolah-sekolah penerima dana sekolah gratis, agar mereka tidak lagi menuntut biaya ke siswa. Jika masih ditemukan harus ada sanksi tegas, seperti alokasi dana sekolah gratisnya diputus,” tukas Politisi Partai Golkar ini.

    Dikatakan Anita, alasan sekolah yang masih memungut biaya ke siswa karena ada kesepakatan dari komite sekolah, tidak boleh dijadikan patokan. Artinya, pungutan itu tidak boleh bersifat wajib.

    “Bagi wali murid yang mampu dan ingin menyumbang ke sekolah, silahkan saja, tetapi bagi mereka yang tidak mampu tidak boleh dipaksa,” pungkasnya. (eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com