• Pemkot Malang Segera Lelang Jabatan Kadis Baru

    0

        Malang, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, segera membuka lelang jabatan kepala dinas yang baru dibentuk karena ada perubahan struktur organisasi pada satuan kerja perangkat daerah  di lingkungan pemkot setempat.
    Wali Kota Malang Moch Anton  di Malang, Selasa, mengatakan lelang jabatan untuk mengisi kepala SKPD tersebut akan dimulai September.
    Rencana lelang ini mengikuti perubahan struktur organisasi SKPD, setelah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah disahkan.
    “Lelang jabatan ini dibuka untuk jabatan kepala SKPD yang baru dibentuk. Dalam raperda itu, Pemkot Malang mengusulkan perubahan struktur beberapa instansi yang sudah ada. Contohnya, pemisahan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) menjadi Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian atau kenaikan status Kantor Perpusatakaan dan Arsip Daerah menjadi Dinas Perpusatkaan dan Arsip Daerah,” urainya.

         Untuk lelang jabatan ini, lanjut Anton, pihaknya akan membentuk panitia seleksi (Pansel). Pansel terdiri dari lima orang, yakni tiga akademisi dan dua orang dari unsur Pemkot Malang. Komposisi penilaiannya nanti 55 persen dari akademisi, sisanya dari pemkot.
    Anton menerangkan komposisi dari akademisi itu agar ada transparansi dan keseimbangan penilaian. Sedangkan dari kalangan Pemkot Malang untuk memperhitungkan dan menilai loyalitas pejabat yang mengikuti lelang. Perguruan tinggi yang digandeng Pemkot Malang itu adalah Universitas Brawijaya (UB) dan Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang.
    Hanya saja, lanjutnya, lelang jabatan tersebut hanya berlaku untuk jabatan eselon II dan untuk pejabat eselon III maupun IV menjadi kewenangan wali kota. Bagi pejabat yang tidak lolos dalam lelang, Pemkot Malang akan memberikan dua pilihan, yakni turun jabatan atau mengajukan pensiun dini.
    Sementara itu, Ketua Pansus Ranperda Pembentukan Susunan Perangkat Daerah DPRD Kota Malang Abdul Hakim mengatakan pada usulan Ranperda itu, akan ada penambahan empat dinas baru menjadi 20. Beberapa dinas juga diusulkan menjadi tipe A.
    “Nanti pasti ada pemekaran dalam struktur organisasi kelembagaan, artinya ada penambahan SKPD baru dan pada struktur bagian bawah, yakni pada posisi kepala bidang (Kabid) dan kepala seksi (Kasi) secara otomatis juga akan bertambah,” ucapnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com