• Pemkot Bangun Pemerintahan yang Berintegritas

    0

    harnojoyoLOMBOK, jurnalsumatra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan menjadi percontohan komitmen pelaksanaan anti korupsi yang dilaksanakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melalui pembentukan Komite Tunas Integritas.

     Wali Kota Palembang H Harnojoyo diundang guna mengikuti diskusi integritas leader sharing, dalam kegiatan workshop kolaborasi tunas integritas nasional di Lombok, Mataram, 23-25 Agustus 2016.

    Dalam acara yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diikuti 150 peserta, yang merupakan para tunas integritas dari berbagai kementerian dan lembaga.

    PT Angkasa Pura I (Persero) terpilih menjadi tuan rumah kegiatan workshop ini, yang digelar di Hotel Grand Legi, Mataram. Mengambil tema Akselerasi Pembangunan Budaya Integritas, workshop ini menghadirkan narasumber seperti Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi RI, Mahfud MD, Ketua KPK RI Saut Situmorang dan Mantan Wakil Ketua KPK RI, Adnan Pandu Pradja.

    Harnojoyo sendiri dalam paparannya menyampaikan materi pembangunan integritas menuju visi Palembang kota wisata sungai kelas dunia.

    “Sudah dilakukan peningkatan pelayanan publik. Seperti perbaikan tata kelola pelayanan air bersi, sehingga cakupan layanan mencapai 98 persen. Kemudian, penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu sejak Juli tahun 2010. Sekarang BPM-PTSP Palembang sudah menjadi rujukan nasional,”ujar dia.

    Kemudian, lanjut Harno, kota Palembang juga sudah melakukan transparansi pengelolaan APBD dengan perbaikan sistem dan prosedur pelayanan administrasi keuangan. Kemudian, peningkatan akuntabilitas laporan keuangan sehingga memperoleh opini WTP sejak tahun 2010-2015.

    “Palembang juga sudah menjalankan pembangunan sistem integritas dengan membuat zona integritas sejak tahun 2010 sampai sekarang. Lalu, menyelenggarakan integrity fair sejak tahun 2011, mendapat penilaian Inisiatif Anti Korupsi (PIAK) tertinggi oleh KPK tahun 2012 dan penyelenggaraan PATEN kecamatan se-Kota Palembang untuk mempercepat pelayanan ke masyarakat,”paparnya.

    Selain itu, sambung Harno, Pemkot Palembang juga menggelar tunas integritas pada Oktober 2015 yang sudah diwujudkan dengan pembentukan komite integritas tahun 2016.

    “Saat ini kami juga menginternalisasi nilai GO VISIONER (Gotong Royong, Visioner, Integritas, Profesional dan Religius). Ada juga kegiatan pelayanan publik di lokasi gotong royong,” jelas Harno.

    Sementara Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Kota Palembang, Dr Akhmad Mustain mengatakan, adanya komitmen membangun budaya integritas, hanya ada dua Kabupaten/Kota yang diundang, yakni Kota Palembang dan Kabupaten Bandung. Yang lainnya adalah Gubernur/Wakil Gubernur se-Indonesia.

    Lebih lanjut disampaikan Mustain, Komite Tunas Integritas Palembang, akan jadi percontohan nasional. Dimana, dengan jargonnya GO-Visioner yang berawal dari semangat gotong royong. Walikota akan memaparkan visi dan misi Kota Palembang, menuju kota bersih dalam segala hal.

    “Nantinya, di komite integritas yang dibentuk Pemkot Palembang, akan diisi oleh pejabat-pejabat eselon II yang sudah lebih dulu mengikuti workshop integritas,”tukasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com