• Pembangunan Musi VI Rusak Rumah Warga

    0

    ibnu pptk musi VIPALEMBANG, jurnalsumatra.com  — Dampak Pembangunan Musi Vl sebagaian Rumah warga jalan sido Ing Lautan Lorong Nur Kelurahan 32 Ilir mengalami Retak – Retak diduga terkena Dampak pembangunan pemancang tiang Musi Vl,

    Menurut Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Bina Marga Provinsi sumsel Ibnu Holdun.ST. saat ditanyai wartawan dikantornya Dinas PU BM senin (1/8), mengatakan pihaknya telah menerima komplain dari masyarakat yang mengaku resah atas rumah mereka retak oleh pembangunan mega proyek tersebut. Pihaknya pun telah memerintahkan kepada kontraktor untuk meninjau ulang berapa kerugian yang diderita warga.

    “Rumah warga yang retak akan segera kita perbaiki. Perbaikan tersebut tergantung sejauh mana kerugian yang mereka alami,” ujar Ibnu,

    ibnu juga mengakui, memang dalam pemasangan tiang pancang akan ada radiasi ataupun dampak yang bakal dirasakan warga sekitar. Oleh karena itu pihaknya bakal menekan seminimal dampak yang ditimbulkan tersebut.

    Namun untuk memperbaiki kerugian rumah warga itu pihaknya tidak ingin gegabah. Lantaran akan mengetahui terlebih dahulu jumlah pasti rumah yang mengalami kerugian dari pemasangan tiang pancang. “Kita minta dokumentasi lapangan dulu. Apakah itu kerusakan lama atau baru. Kalau data masuk di kita ada 9 rumah, tetapi aduan masyarakat ada 16,” tegasnya’

    Lanjut ibnu, rumah-rumah warga tersebut tidak bakal mendapatkan ganti rugi dan terkena pembebasan lahan tahap kedua. Sebab, sesuai perencanaan sebelumnya rumah yang berjarak sekitar sepuluh meter kanan dan kiri jalan tidak mendapatkan ganti rugi.

    “Kalau ganti rugi tidak ada berupa uang. Jadi kita tegaskan mereka akan mendapatkan perbaikan sejauh mana kerusakan yang dialami,” tegas dia.

    Sementara untuk pembebasan lahan tahap kedua pihaknya sedang menilai berapa persil rumah yang bakal digusur. Untuk letak persis pembebasan tahap kedua, pihak kontraktor akan membebaskan lahan hingga ke ujung jembatan Musi VI atau tepatnya sampai ke depan universitas Satyakirti Palembang.

    “Sesuai perencanaan pembeb lahan hingga ke depan Satyakirti. Tahun ini akan diselesaikan pembayarannya. Jadi rumah-rumah disamping Musi VI berjarak 10 meter tidak mendapatkan ganti rugi,”jelasnya'(RN)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com