• Pembangunan Bendungan Kolhua Kupang Masih Terkendala Lahan

    0

        Kupang, jurnalsumatra.com – Ketua Harian Dewan Sumber Air NTT, Andre Koreh mengatakan pembangunan Bendungan Kolhua di Kota Kupang belum bisa teralisasi karena masih terkendala masalah penyediaan lahan.
    “Rencana pembangunan Bendungan Kolhua di Kota Kupang masih menggantung sampai saat ini,” kata Andre Koreh yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu di Kupang, Kamis.
    Dia mengemukakan hal itu ketika membawakan materi pada acara sosialisasi soal ketersediaan air minum di NTT.
    Menurut Andre, rencana pembangunan Bendungan Kolhua sudah mengemuka sejak tahun 2008 namun belum terealisasi akibat masih adanya persoalan di masyarakat.
    Padahal, pembangunan Bendungan Kolhua penting untuk penyediaan air bersih bagi penduduk di ibu kota Provinsi NTT itu, yang selama berpuluh-puluh tahun mengeluh karena kesulitan air bersih.

        “Anggarannya memang sudah ada, tetapi kegiatan pembangunan belum bisa dilakukan karena masyarakat menolak untuk dibangun di lokasi yang sudah direncanakan. Lokasi itu merupakan satu-satunya tempat yang bisa dijadikan untuk pembangunan bendungan,” katanya.
    Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai dialog untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, tetapi tetap saja ada penolakan.
    “Kami mengharapkan masalah lokasi ini bisa diselesaikan secepatnya sehingga pembangunan fisik bisa segera dimulai,” katanya.
    Dia menambahkan untuk pembangunan Bendungan Kolhua, diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga tahun dengan anggaran sebesar Rp480 miliar yang bersumber dari APBN dan pinjaman luar negeri, yakni dari Pemerintah China.
    Sesuai rencana, kata dia, Bendungan Kolhua, akan menyiapkan sumber air baku 150 liter per detik, dan juga untuk sumber air bagi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro yang akan dilaksanakan oleh PLN.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com