• Panjat Pinang Massal Meriahkan HUT Kemerdekaan Di Pekanbaru

    0

        Pekanbaru, jurnalsumatra.com – Ada yang unik dari perayaan kemerdekaan RI ke-71 di Kota Pekanbaru tahun ini, karena Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar acara panjat pinang sebanyak 47 batang sekaligus di lapangan eks Kantor PU Riau di Jl. Ahmad Yani, Kamis.
    “Panjat pinang dilapangan eks kantor PU ini unik karena dipanjat secara bersama-sama dan serentak. Ini digelar untuk memberikan hiburan rakyat sempena kemerdekaan RI ke-71,” kata Wali Kota Pekanbaru Firdaus di Pekanbaru.
    Firdaus menjelaskan Pemerintah bekerjasama dengan lembaga swadaya masyarakat sengaja menciptakan hiburan rakyat ini, karena selain untuk memeriahkan kemerdekaan RI ke-71, juga diharapkan bisa menggalang kesatuan dan persatuan diantara warga masyarakat.
    “Dengan adanya panjat pinang ini maka terbangun saling koordinasi, kekompakan antara tim yang ingin memenangi hadiah dipohon pinang,” jelas dia.
    Selain juga sebagai sarana hiburan bagi masyarakat sekaligus memberi makna bagi kemerdekaan yang sudah susah payah direbut oleh para pejuang.
    “Kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan semangat dan spirit membangun,” tegasnya.
    Firdaus mengakui, peringatan kemerdekaan tahun ini lebih meriah dibandingkan tahun lalu. Karena hampir disetiap pelosok kota ada keramaian seperti pacu lari dalam goni, panjat pinang, lomba makan kerupuk dan sebagainya.
    “Saya menilai tahun ini perayaan kemerdekaan meriah dan merakyat, kemaren usai tugas rutin saya mencoba berjalan-jalan, tampak hampir disetiap daerah pinggiran ada acara rakyat, balap karung, panjat pinang,” kata Firdaus menerangkan.

        Ia kagum walau perekonomian saat ini sedang krisis, masyarakat tidak terpaku pada duka, namun memaknai kemerdekaan dengan membangkitkan semangat bersatu, berkoordinasi dan membaur bahu membahu hingga menciptakan acara rakyat yang meriah.
    Eko (40th) warga Panam saat dijumpai sedang menonton acara panjat pinang di lapangan eks kantor PU provinsi  mengaku kaget karena pohon pinang yang disajikan banyak. Sehingga meriah dan mengundang daya tarik untuk disaksikan.
    “Saya mulanya lewat dari kota hendak pulang, taunya ada panjat pinang mampir deh, unik..karena yang manjat banyak dan pemandangannya riuh,” kata dia menerangkan.
    Ia menilai momen kemerdekaan seperti ini harus selalu dikenang dengan cara-cara sederhana tetapi membaur dan merakyat.
    “Panjat pinang sudah turun temurun tetapi belakangan sudah langka, jadi kalau digalakkan lagi meriah dan lestari,” sarannya.
    Pantauan antara dilapangan eks kantor PU di Jalan A Yani dipadati ratusan warga yang menyaksikan panjat pinang, uniknya dilapangan yang seukuran tempat bermain bola kaki ini dijejerkan sebanyak 47 batang pinang yang sudah dipenuhi gantungan berbagai hadiah menarik dan batang pinang berlumur gomok.
    Panitia pelaksana membuka pendaftaran bagi siapa saja yang membuat tim untuk ikut bersaing memajat pohon pinang tersebut.
    Tidak ketinggalan disalah satu pohon pinang ada sekelompok tim yang terdiri dari para pejabat dan jajaran camat serta lurah bersaing memanjat untuk memperebutkan hadiah.
    Tidak ketinggalan Wali Kota Pekanbaru, Firdaus ikut menonton dan menjadi suporter bagi tim jajaran pejabat Pemko.
    Ia terlihat membaur, tertawa dan besorak, melepas sejenak tugasnya untuk memikirkan masalah perkotaan tempat ia mengabdi.
    Ia mengaku bahkan saat pagi hari dilingkungan kantor walikota ikut menjadi peserta balapan karung bersama para stafnya.
    “Ia saya tadi ikut balapan karung juara III,” katanya sambil bercanda.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com