• Pakar : Agroforestri Masa Depan Pemanfaatan Lahan Hutan

    0

        Bogor, jurnalsumatra.com – Guru Besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Nurheni Wijayanto mengatakan agroforestri berperan penting menentukan masa depan pemanfaatan lahan hutan produksi.
    “Agroforestri berperan mengembalikan kejayaan hutan untuk kesejahteraan dan kebanggaan bangsa,” kata Prof Nurheni dalam orasi ilmiah yang sampaikan pada acara Orasi Ilmiah Guru Besar IPB, di kampus Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
    Ia menjelaskan hutan produksi Indonesia saat ini mengalami penurunan kualitas dan kuantitasnya karena terfragmentasi ke dalam berbagai bentuk penggunaan lahan dan kepentingan.
    Dari total luas lahan hutan produksi yang tidak ada pengelola akses terbuka/telantar sebanyak 31,6 juta hektare. Sementara lahan kritis sampai dengan tahun 2013 seluas 24.303 juta hektare.
    “Sedangkan hutan tanaman yang ada perkembangannya belum menggembirakan,” katanya.
    Dari hasil kajian yang dilakukannya, hutan tanaman belum banyak peminatnya dari investor untuk menanamkan modalnya. Di sisi lain, konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) saat ini mencapai 11 juta hektare, tetapi luas tanamannya hanya 4,9 juta hektare.

        “Kondisi ini mengakibatkan penurunan jumlah kayu yang dihasilkannya sehingga terjadi ketimpangan yang besar antara ketersediaan kayu yang dihasilkan dengan kebutuhan industri perkayuan,” katanya.
    Menurutnya, dari hasil kajian “Forest Trends” dan Koalisi Anti Mafia Hutan (2015) memberikan indikasi kesenjangan persediaan kayu masih bertahan di angka setidaknya 20 juta meter kubik (m3) atau lebih dari 30 persen.
    Di satu sisi, lanjutnya, jumlah penduduk Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun. Saat ini jumlahnya mencapai 255,5 juta jiwa (BPS 2015).
    “Meningkatnya jumlah penduduk menjadikan ketersediaan papan, pangan dan energi, kesehatan dan lingkungan juga ikut meningkat terus,” katanya.
    Tidak hanya kehutanan, lahan pertanian penghasil pangan juga mengalami hal yang sama. Kualitas dan kuantitasnya semakin menurun pula.
    Menurutnya, beberapa penyebab menurunnya kualitas dan kuantitas luas lahan pertanian yakni adanya alih fungsi lahan menjadi permukiman, lokasi industri, lokasi perdagangan dan jalan.
    “Hutan produksi harus segera dipulihkan,” katanya.

        Ia menyebutkan, salah satu pemecahan yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan hutan yang ada secara optimal menggunakan sistem agroforestri yakni memanajemen penggunaan lahan secara intensif yang mengoptimalkan berbagai manfaat.
    “Manfaat berupa fisik, biologi, ekologi, ekonomi dan sosial dari interaksi biofisik yang terjadi antara pepohonan, semak dan dikombinasikan secara sengaja dengan tanaman pertani atau ternak,” katanya.
    Di seluruh dunia, lanjutnya, saat ini sedang melirik pemanfaatan hutan berkelanjutan dengan sistem agroforestri yang memiliki keuntungan, baik dari aspek ekologi, ekonomi maupun sosial.
    Menurutnya, pada abad ini agroforestri datang sebagai ilmu integratif dalam sistem pemanfaatan lahan seluruh dunia. Di Indonesia, agroforestri telah lama dipraktikkan oleh masyarakat di berbagai daerah. Dengan kearifan lokalnya, masyarakat membuktikan agroforestri merupakan sistem penggunaan lahan yang berkelanjutan.
    “Agroforestri diakui sebagai masa depan pemanfaatan lahan hutan di seluruh dunia,” katanya.

        Ia menambahkan, salah satu kearifan lokal yang patut menjadi acuan adalah proses pembangunan hutan. Hutan dibangun oleh masyarakat dengan cara proses suksesi yang dikelola. Cara tersebut mengadopsi proses suksesi alami pertumbuhan tanaman ditentukan oleh dinamika ketersediaan sumber daya alam yang ada.
    “Keberlanjutan agroforestri dapat membantu kehutanan, antara lain, keanekaragaman hayati, produksi kayu, dan non kayu, ekosistem yang terpadu, kualitas tanah dan air, gudang penyimpanan atau pengikat karbon dan manfaat sosial ekonomi,” kata Nurheni.
    Nurheni salah satu dari tiga guru besar IPB yang menyampaikan orasi ilmiahnya di hadapan Senat Akademi hari ini, dengan judul Agroforestri- Masa Depan Pemanfaatan Lahan Hutan Produksi.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com