• Oknum “Wartawan” Resahkan Kades di OKI

    0

    unnamed (47)KAYUAGUNG, SUMSEL. Jurnalsumatra.com – Kepala desa (Kades) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), dibuat resah oleh oknum wartawan yang diketahui bernama Abas dan Tarmizi.

    Kedua oknum wartawan tersebut mendatangi seluruh kepala desa yang berada di Kabupaten OKI yang telah mencairkan dana desa (DD) atau alokasi dana desa (ADD), dengan modus silaturahmi maupun wawancara dengan melakukan tuduhan yang tidak benar untuk meminta sejumlah uang.

    “Hal tersebut bukan hanya sekali dilakukan, malahan mereka berkali-kali datang, dan jika tidak bertemu dengan kami (kades-kades -red), ia pun meninggalkan selebaran kertas yang bertuliskan diakhir kata “tunggu kabar selanjutnya,” ungkap beberapa kades dikecamatan SP Padang, Selasa (16/8/2016).

    Lebih lanjut kades mengatakan, jika kami tidak berada ditempat ia membeberkan didalam kertas selembar yang ditinggalkannya bahwa kami menghindar dari mereka, sebaliknya jika bertemu ia hanya bercerita biasa.

    “Bukannya wawancara untuk pembuatan berita yang mempromosikan pembangunan atau potensi di desa kami, setelah selesai berbincang mereka meminta uang minyak dengan nominal yang mereka tetapkan,” ungkapnya kesal dengan ulah oknum wartawan tersebut.

    Terpisah Sekretaris Desa Terusan Laut Kecamatan SP Padang, Alrasid mengatakan akan membahas masalah ini di forum kades. “Kami siap membuat surat pernyataan yang ditanda tangani seluruh kades dan sekdes untuk meminta tindakan terhadap oknum wartawan yang meresakan tersebut untuk dibawah keranah hukum jika diperlukan. Sebab kami tidak ingin ulah oknum – oknum wartawan seperti ini terus berkelanjutan,” ungkapnya sambil mengatakan apakah benar prosedur seorang wartawan meninggalkan selembar kertas dengan kata-kata yang tidak mengenakan.

    Terpisah, salah satu oknum wartawan bernama Abas ketika diwawancara terkait hal tersebut, ia membantah keras dan hal tersebut tidak benar. “Hal tesebut tidak benar adanya, seharusnya anda seorang wartawan tidak boleh mewawancarai wartawan,” ungkap Abas membantah.(rico)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com