• Mbah Pri Ajak Generasi Muda Gelorakan Kemerdekaan

    0

         Banyumas, jurnasumatra.com – Salah seorang atlet sepatu roda asal Yogyakarta, Supriyanto (63) yang akrab dipanggil Mbah Pri mengajak generasi muda untuk menggelorakan semangat kemerdekaan Indonesia dan mengisinya dengan berbagai kegiatan positif.
    “Jangan mudah putus asa. Saya saja yang sudah tua tetap bersemangat untuk bersepatu roda dari Yogyakarta menuju Jakarta,” katanya saat ditemui Antara di Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat.
    Ia mengatakan ajakan tersebut menjadi salah satu misi yang dibawa dari Yogyakarta menuju Jakarta dengan bersepatu roda untuk mengikuti Upacara Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada tanggal 17 Agustus 2016.
    Selain itu, dia juga mengajak para pejabat untuk tidak saling menyalahkan atau menjegal dalam menjalankan roda pemerintahan di pusat maupun daerah.
    “Buat apa saling menyalahkan kalau ujung-ujungnya banyak di antara mereka yang menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi,” kata pensiunan PT Kereta Api Indonesia itu.
    Lebih lanjut, Mbah Pri mengaku mulai menggeluti olahraga sepatu roda sejak tahun 2008 atau saat menjalani masa bebas tugas menjelang pensiun.
    Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mengisi waktu luang di masa pensiun.
    Terkait persiapan untuk melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Jakarta, dia mengaku telah banyak berlatih di Klub Sepatu Roda “Joglos” Yogyakarta.
    “Bahkan, saya juga latihan di ‘fly over’ Janti untuk melatih keterampilan bersepatu roda di tanjakan dan turunan karena di jalur selatan Jawa Barat banyak jalan yang menanjak dan menurun,” kata dia yang berangkat dari Yogyakarta pada tanggal 10 Agustus 2016.

         Ia menargetkan dapat sampai di Jakarta pada tanggal 16 Agustus 2016.
    “Semoga dengan izin Allah, bisa sampai di Jakarta pada tanggal 16 Agustus,” kata dia yang memiliki motto “Bojo Muring Tetep Ngglinding” (istri marah tetap menggelinding).
    Salah seorang pembina Asosiasi Seluncur Gaya Bebas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jacky Setiawan mengatakan keinginan Mbah Pri pergi ke Jakarta dengan bersepatu roda untuk bertemu Presiden Joko Widodo sudah lama direncanakan dan suratnya telah lama diajukan.
    Akan tetapi, kata dia, pihaknya baru mendapat balasan pada tanggal 8 Agustus 2016.
    “Dengan waktu yang mepet ini, saya sampaikan kepada Mbah Pri dan beliau menyatakan siap untuk berangkat,” katanya.
    Selain didampingi dengan mobil, kata dia, Mbah Pri juga dikawal dua orang bersepatu roda, yakni Dieta Lasmareta dari Klub Sepatu Roda Jombang, Jawa Timur, dan Echy dari Klub Joglos Yogyakarta.
    Menurut dia, kecepatan rata-rata yang ditempuh Mbah Pri mencapai 20 kilometer per jam dengan lama perjalanan setiap etape empat jam.
    “Pagi hari berjalan sekitar empat jam, lalu istirahat pukul 11.00-14.00 WIB sekalian untuk salat, dan jalan lagi selama empat jam,” katanya.
    Ia mengatakan berdasarkan pengamatan, stamina Mbah Pri tetap prima dan bersemangat untuk terus bersepatu roda.
    Salah seorang yang mengawal Mbah Pri dengan bersepatu roda, Dieta Lasmareta mengaku kesulitan mengimbangi ketangguhan Mbah Pri.
    “Kami sempat beberapa kali mengajak Mbah Pri untuk istirahat dulu, namun beliau selalu bilang 5 kilometer lagi. Bahkan kemarin (11/8) pagi, kami sempat ketiduran usai Salat Subuh dan ternyata Mbah Pri telah berangkat sendiri,” kata pelatih salah satu klub sepatu roda di Jombang itu.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com