• Korem Gelar Serbuan Teritorial NTT Merah Putih

    0

         Kupang, jurnalsumatra.com – Korem 161/Wirasakti Kupang mengelar kegiatan Program Serbuan Teritorial NTT Merah Putih di Kupang menyongsong hari Kemerdekaan Indonesia yang akan jatuh pada 17 Agustus 2016 nanti.
    “Bulan Agustus itu bulan kemerdekaan, sehingga dari awal bulan kita sudah mulai melakukan kegiatan ini (serbuan teritorial) yang fokusnya lebih pada peningkatan rasa nasionalisme generasi muda kita,” kata Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Heri Wiranto kepada Antara di Kupang, Kamis.
    Ia menjelaskan kegiatan serbuan teritorial merupakan salah satu program dari TNI AD selain meningkatkan rasa nasionalisme generasi muda, tetapi juga dalam rangka menjalin kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat.
    Serbuan Teritorial yang diberi nama NTT Merah Putih tersebut lanjutnya tidak hanya dilakukan di Kota Kupang saja, tetapi juga dilakukan di seluruh Kodim di wilayah Korem 161/Wirasakti.
    Komandan berbintang satu tersebut juga mengatakan, serbuan teritorial yang diberi nama NTT Merah Putih merupakan sebuah akronim yakni Nusa Tenggara Timur Mengajar di Sekolah Putra-Putri Indonesia Hebat.
    “Ini dilakukan secara serentak di seluruh NTT. Kemudian materi yang diberikan adalah materi-materi yang berkaitan dengan cinta tanah air, materi soal narkoba, radikalisme, Komunisme serta hal-hal yang dapat merusak cita-cita generasi muda,” tuturnya.

        Lebih lanjut ia mengatakan, serbuan teritorial itu dilakukan mulai dari awal Agustus hingga 31 Agustus yang mana dalam serbuan teritorial tersebut Heri telah meminta agar diberikan waktu selama satu jam supaya TNI bisa memberikan pengajaran dan motivasi yang berkaitan dengan rasa nasionalisme.
    Ia juga mengharapkan agar dalam waktu beberapa pekan ini Pangdam IX/Udayana juga bisa mendatangi Kupang untuk memberikan materi soal rasa nasionalisme kepada para pelajar.
    Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kupang Selfie Dethan kepada Antara mengatakan kurang lebih 1.000 pelajar di sekolah tersebut yang mengikuti kegiatan tersebut dari 1.086 siswa yang berada di sekolah tersebut.
    “Ruangannya sempit sehingga sebagian siswa lainnya tidak ikut. Tetapi kami sangat mengucapkan terima kasih kepada TNI karena mempercayakan sekolah untuk menjadi bagian dari Program TNI itu,” tuturnya.
    Sebab menurutnya, materi-materi soal wawasan kebangsaan, nasionalisme serta hal-hal yang berkaitan dengan cinta tanah tidak diajarkan di sekolah tersebut.
    Sehingga ia mengaku saat ditawarkan oleh TNI untuk menjadi sekolah dalam rangka pembukaan upacara kegiatan tersebut, ia langsung menerimanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com