• KNPI dan PWI Gelar Pendidikan Jurnalistik

    0
    KNPI dan PWI Gelar Pendidikan Jurnalistik

    KNPI dan PWI Gelar Pendidikan Jurnalistik

    PALEMBANG, jurnalsumatra.com – DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumsel bersama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengelar Pendidikan dan pelantihan jurnalistik pemuda dengan tema ‘membangun kreatifitas pemuda dalam dunia jurnalistik menuju sumsel gemilang’ yang di Hotel Classie, Sabtu (13/8).

    Dalam pendidikan dan pelatihan jurnalistik diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari pengurus KNPI, Organisasi masyarakat (Ormas), pengurus KNPI, Mahasiswa dan pelajar, tampak peserta sangat antusias mengikuti kegiatan.

    Ketua DPD KNPI Sumsel MF Ridho mengatakan, semua peserta yang ikut kegiatan pendidikan dan pelatihan ini, kita sebut jurnalis pemuda. Ridho melanjutkan, kegiatan ini untuk membuka wawasan pemuda,mahasiswa, pelajar untuk meningkatkan pengetahuan tentang jurnalistik, minimal untuk diri sendiri.

    “Karena menulis ini lebih sulit sari berbicara. Banyak orang yang pandai berbicara tapi saat akan menuangkan dalam tulisan masih sangat sulit. Mudah mudahan ini bisa meningkatkan skill pemuda dalam bidang jurnalis,”kata Ridho.

    Sekretaris PWI Sumsel, Firdaus Komar menuturkan, sebenarnya bidang jurnalistik ini cukup bergairah untuk dipelajari dan digeluti oleh semua kalangan. Wajar jika pada pendidikan dan pelatihan jurnalistik yang di gagas KNPI Sumsel bersama PWI cukup diminati pemuda.

    Dengan kondisi saat ini yang masuk globalisasi internet. Masyarakat dengan mudah mencari dan meng-upload semua kejadian yang ada di sekitar mereka. Oleh karena itu pelatihan ini sangat positif bagi peserta.

    “Tinggal bagaimana kita memfilter dan memverifikasi semua informasi tersebut. Kita harapkan dengan kegiatan ini, ada follow up nya dan kalau ada pemuda yang berminat ke pendidik jurnalistik,”kata Firdaus.

    Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki menyatakan, jurnalis harus memiliki integritas dan profesional. Jika tidak memiliki itu, maka tidak akan ada harga diri. Untuk itu ia mengajak Jurnalis untuk bekerja sebaik-baiknya dalam memberikan infomrasi kepada publik.

    “Jadi jurnalis itu tidak sembarangan dan harus dipertanggung jawabkan. Juga harus profesional dan memiliki integritas. Kalau jurnalis tanpa integritas, maka tidak akan ada harga diri. Jadi harus dibangun integritas ini,”kata Ishak.

    Dilanjutkan Politisi Demokrat ini, jurnalis merupakan pekerjaan mulai, karena tidak mudah dan harus ada ilmu. Makanya, kalau jurnalis tidak profesional dan tidak berintegritas, tulisannya diragukan. Jika positif katakan positif. Agar bisa berimbang dan di pertanggung jawabkan.

    Namun tanpa jurnalis, Sumsel tidak akan terkenal dan tersohor seperti sekarang ini. Jurnalis mempunyai peran besar dalam pembangunan daerah. Kita harapkan kedepan pemuda lebih paham tentang jurnalistik..

    Terhadap pendidikan jurnalistik ini, Ishak melanjutkan, bahwa untuk menuju Sumsel gemilang ini cukup bagus. Tapi pemuda harus mengembangkan kreatifitas positif dalam diri masing-masing, jika ingin mewujudkan hal itu. Tampak hadir Aanggota DPRD SUMsel, Edi Rianto, Kartak Sas, Chairul S Matdiah dan lainnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com