• Kepala Tnwk: Tidak Ada Konflik Harimau-Manusia

    0

    Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Kepala Taman Nasional Waykambas (TNWK)  Subakir mengatakan, tidak ada konflik antara harimau dan manusia di Provinsi Lampung.
    “Kalau antara harimau dan manusia tidak ada, tapi kalau gajah setiap hari kita melakukan penggiringan agar tidak menimbulkan korban jiwa,” kata dia saat diskusi “Global Tiger Day” di Perpustakaan Unila, Bandarlampung, Selasa.
    Menurut dia, selama ini untuk harimau tetap terjaga di dalam kawasan sehingga tidak ada kejadian konflik dengan manusia.
    Dulu, dia mengatakan, pernah ada kejadian sekitar tahun 70-an. Namun hal itu terjadi karena manusianya masuk dalam hutan kawasan sehingga secara tidak sengaja berpapasan dan terjadinya peristiwa tersebut.
    “Alhamdulillah sampai saat ini kita belum pernah mendapatkan laporan terkait konflik antara harimau dan manusia di TNWK maupun daerah ini khususnya,” kata dia.
    Terkait perburuan satwa liar, Subakir mengakui hal itu masih menjadi persoalan serius karena peristiwa tersebut tetap berjalan walau sudah ada sanksi hukuman lima tahun penjara dengan denda ratusan juta.
    “Saya juga heran kenapa hukuman yang ada tidak membuat jera para pelaku perburuan satwa-satwa langka seperti harimau dan gajah,” katanya.
    Dia melanjutkan, harus dilakukan tindakan tegas untuk memberikan efek jera. “Ya mungkin tembak di tempat saja ya,” ujarnya.
    Kasi 3 BKSDA Bengkulu Teguh Ismail mengatakan, konflik satwa liar dengan manusia kecenderungannya tidak banyak tapi tetap ada.
    “Pada 2015 tercatat ada tiga kasus, namun itu terjadi di luar wilayah Lampung, seperti kasus serangan buaya maupun gajah,” kata dia.
    Berdasarkan data, populasi harimau Sumatera terdata sebanyak 441- ekor hingga 679 ekor dari 4000 ekor yang tersebar di seluruh dunia.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com