• Kasus Kekerasan Seksual Cenderung Meningkat

    0

    Kasus Kekerasan Seksual Cenderung MeningkatPALEMBANG, jurnalsumatra.com – Tingginya kekerasan seksual terhadap anak dalam beberapa tahun terakhir, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Palembang menilai sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah belum efektif untuk mencegah tejadinya kasus ini ditengah masyarakat.

    Kepala KPAID Kota Palembang, Adi Sangadi mengatakan, kekerasan seksual terhadap anak cenderung meningkat sejak beberapa tahun terakhir. Kasus ini terjadi karena banyak faktor.”secara global kekerasan terhadap anak memang menurun, tetapi intensitasnya untuk kasus kekerasan seksual masih tinggi,”kata Adi, Selasa (23/8).

    Berdasarkan data yang dimiliki oleh KPAID kasus kekersan terus mengalami peningkatan, pada tahun 2015 lalu ada 80 kasus yang terjadi, bandingkan tahun sebelumnya yang hanya 49 kasus.     “Kasus kekerasan pada tahun 2012 lalu ada 54 kasus, pada tahun 2011 ada 21 kasus dan 2010 ada 5 kasus, kemudian meningkat lagi di 2013 yang mencapai 79 kasus, dan pada tahun ini sudah ada 47 kasus,”kata dia.

    Adi mengatakan, sejak tahun 2010 hingga Juli 2016 kasus kekerasan seksual mencapai 335 kasus. Pelaku 80 persen berasal dari masyarakat menengah ke bawah dan dilakukan secara beragam baik itu orang terdekat, dewasa hingga anak dibawah umur.

    Ia menilai kasus kekerasan selalu terjadi dan dilakukan oleh orang berbeda. Kasus kekerasan sempat menurun dengan gencarnya sosialisasi, tetapi kemudian kasus kembali meningkat karena terjadinya pergeseran usia dari anak-anak menjadi remaja dan dewasa.

    Menurutnya, sejauh ini titik tuju sosialisasi masih tidak tepat sasaran, sehingga tingginya kasus kekerasan tidak dapat terelakkan. Semestinya pemerintah mendatangi langsung pada kelompok masyarakat yang dituju.

    “Bagaimana kedepannya titik sasaran sosialisasi itu mesti tepat dan lebih gencar lagi, seperti langsung kepada orang tua yang anaknya masih di usia dini, namun orang tua juga menjaga naka dari pergaulan dan lingkungan,”urainya.

    Kabag Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palembang Aprilta Sari mengatakan, dalam tahun ini pihaknya baru satu kali melakukan sosialisasi kepada SKPD terkait. Hal tersebut dilakukan sesuai instruksi presiden dalam gerakan nasional anti kekerasan terhadap anak. Ini salah satu upaya pemerintah untuk mencegah kekerasan seksual yang terjadi.

    “kepedulian kita bersama tentu kasusu ini daoat dicegah sedini mungkin, oleh karena orang tua harus aktif melakukan pengawasa, dan yang terpenting jangan sampai anak-anak salah dalam bergaul terutama di lingkungan luar rumah,”tukasnya.(eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com