• JCH Diminta Patuhi Aturan

    0

    jemaah Calon HajiPalembang, Jurnalsumatra.com- Jemaah Calon Haji (CJH) Kloter 3 bertolak ke tanah suci, Jumat pagi (12/8). Pelepasan Jamaah oleh kepala Biro Kesra Pemprov. Sumsel Drs. H. Ahmad Nasuhi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palembang H. Darami dan Seluruh Panitia embarkasi haji 1437 H/2016 M. Pesawat yang mengangkut jamaah telah take off pukul 07.59 WIB dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang.

    Kepala Bidang Haji Drs. H. Janaluddin dalam sambutannya mengajak para jamaah untuk tertib serta patuh akan peraturan dan ketentuan penyelenggaraan ibadah haji.

    “Jika Bapak/Ibu jamaah ingin lancar dalam pelaksanaan ibadah haji, marilah mulai dari masuk embarkasi hingga berada di Tanah Suci bahkan kembali ke Tanah Air ikuti ketentuan yang sudah ditetapkan. Seperti halnya contoh tidak dibenarkan memasukkan air zam-zam kedalam tas barang ataupun larangan dan tertib diperjalanan,” jelas Janal.

    Humas Kemenag, Qudus menambahkan dari 446 jamaah yang terdapat di daftar manifest, ada 1 orang jamaah asal Palembang yang tidak dapat hadir di embarkasi dikarenakan sakit. Sehingga yang bersangkutan terpaksa menunda keberangkatannya hingga dinyatakan sembuh dan layak untuk berangkat. “Jadi jamaah kloter 3 yang memasuki embarkasi berjumlah 445 orang termasuk petugas,” paparnya,

    Berdasarkan hasil pemeriksaan di embarkasi oleh tim kesehatan ditemukan jamaah yang tergolong kategori resiko tinggi (risti). Adapun rinciannya yaitu risti usia 10 orang, risti sakit 203 orang, risti usia dan penyakit 128 orang. “Sehingga total jumlah potensi risti 341 calon jamaah haji. Selebihnya dinyatakan sehat dan bebas dari kriteria risti,” katanya.

    Selain itu, terdapat 6 orang jamaah yang tergolong uzur yang mesti dibantu berjalan menggunakan kursi roda atau tongkat. Adapun nama-nama sebagai berikut : ayuna abdul aziz (62), Rustiozi (59), Nurjanah (76), wasiah (75), Ruslah (62) dan Iskandar (62). “Pada kloter 3 ditemukan 3 orang jamaah termuda yang ketiganya berusia 19 tahun. Adapun namanya yaitu Afriyanti, Muhammad Amin dan Kurniansyah. Selanjutnya untuk jamaah tertua atas nama Salamah (87),” pungkasnya. (Wira)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com