• Jalan Tol TAA Telan Rp 14,28 triliyun

    0

    KEK TAAPALEMBANG, jurnalsumatra.com  – Progres Pembangunan Tol Tanjung Api-Api (TAA) Masih Dalam tahap Analisis Mengenai Dampak Lingkungan pasalnya proses  Amdal ini Memakan waktu yang lama mengingat panjangnya jalan Tol yang dibuat.

    Hal ini disampaikan humas PT Hutama karya(HK), Hasan Turcahyo dikantornya jumat (12/8). Menyatakan, Pembangunan Jalan Tol TAA ini sendiri akan menghabiskan dana sekitar Rp 14,28 triliyun.

    jika nanti proses Amdal ini telah selesai dilakukan, maka pihaknya akan melanjutkan pada proses pembebasan lahan yang ditargetkan akan dimulai pada awal tahun 2017 dan selesai pada Agustus 2017 nanti. “Tapi untuk mempercepat pengerjaan, saat proses pembebasan lahan kami juga akan bertahap memulai pembangunan tanpa mesti menunggu pembebasan lahan selesai”Katanya.

    Hasan juga mengatakan, jalan Tol TAA ini sendiri nantinya lebih panjang dibandingkan Tol Palindra yang hanya sekitar 22 km, sedangkan untuk Tol TAA ini sendiri, nantinya panjang yaitu 90 km. Karena itu, investasi menelan dana lebih besar dari Tol TAA yang hanya Rp 3,3 triliyun, Waktu pembangunannya pun lebih lama dibandingkan Tol TAA, namun kami menargetkan selesai pembangunan dan dapat beroperasional pada tahun 2020 mendatang,” tegasnya.

    Nantinya titik tol TAA dimulai dari Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin sampai ke mulut Pelabuhan Carat.

    Kami Juga berharap tak ada kendala dalam pembebasan lahan ini sehingga pembangunan dilakukan tepat waktu dan selesai tepat waktu juga, sehingga nantinya transportasi menuju TAA semakin baik lagi mengingat TAA merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)”jelasnya”(RN)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com