• Indonesia Tindaklanjuti Kerja Sama Tekstil Tajikistan

    0

    Jakarta, jurnalsumatra.com – Pemerintah Indonesia menyatakan akan menindaklanjuti kesepakatan kerja sama di bidang tekstil bersama Tajikistan.
    “Peningkatan kerja sama ekonomi dan untuk kerja sama tekstil dan pengolahan kapas akan segera ditindaklanjuti,” kata Presiden Joko Widodo dalam pernyataan pers bersama Presiden Tajikistan, Emomali Rahmon, di Istana Merdeka, Jakarta pada Senin.
    Selain ekonomi, kedua kepala negara telah melakukan pertemuan bilateral yang membahas berbagai isu termasuk perihal keamanan, politik serta kerja sama diplomatik.
    Jokowi menjelaskan Indonesia-Tajikistan sepakat untuk memperkuat kerja sama pemberantasan terorisme baik upaya langsung maupun pencegahan dana bagi kegiatan terorisme.
    “Kita juga bertukar pikiran soal isu-isu strategis kawasan dan global yang jadi kepentingan bersama. Indonesia menyambut baik penandatanganan empat dokumen kerja sama yaitu bebas visa, kontra-terorisme, pertukaran intelijen dan keuangan terkait pencucian uang serta pendanaan teroris serta pendidikan dan pelatihan diplomatik,” kata Jokowi.
    Jokowi menjelaskan pertemuan bilateral dengan Presiden Emomali berlangsung secara hangat dan produktif.
    Apresiasi Tajikistan
    Sementara itu, Emomali menyampaikan apresiasi atas keramahan masyarakat Indonesia yang telah menyambut kedatangannya.
    “Kami melihat banyak sekali perkembangan dan pencapaian yang telah dicapai oleh Indonesia dan pertumbuhan yang sangat signifikan dari negara ini,” kata Emomali.
    Emomali mengatakan Indonesia memiliki kemampuan ekonomi yang sangat signifikan terutama di kawasan Asia Tenggara.
    Tajikistan telah mengundang pengusaha asal Indonesia untuk berperan dalam sejumlah proyek investasi, termasuk program-program regional.
    Presiden menyampaikan kedua negara sepakat untuk saling mendukung dan mempererat kerja sama dalam forum serta organisasi internasional terkait isu-isu regional dan global.
    “Kedua negara telah memiliki pandangan yang sama terkait dengan penanggulangan terorisme dan bagaimana juga mengatasi Islamophobia,” ujar Emomali.
    Emomali melakukan kunjungan resmi ke Indonesia juga untuk menghadiri World Islamic Economic Forum (WIEF) ke-12 yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta (JCC) pada 2-4 Agustus 2016.
    Dalam kunjungannya, Presiden Tajikistan didampingi oleh 10 anggota delegasi resmi diantaranya Menteri Luar Negeri, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian dan Teknologi Baru, Ketua Dewan Investasi Negara, dan Ketua Bank Nasional.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com