• Impor Papua Turun 43,96 Persen

    0

    Jayapura, jurnalsumatra.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mengungkapkan nilai impor Papua selama Juli 2016 turun 43,96 persen dibanding bulan sebelumnya.
    “Impor Papua pada Juli 2016 senilai 47,80 juta dolar AS atau 43,96 persen lebih rendah dari nilainya pada April 2016 senilai 85,28 juta dolar AS,” ujar Kepala BPS Papua JB. Priyono, di Jayapura, Senin.
    Dijelaskannya, impor nonmigas tetap memiliki nilai lebih besar daripada impor migas yaitu sebesar 40,33 juta dolar AS atau 82,88 persen dari total impor Papua pada Juli 2016.
    “Komoditi migas yang memiliki nilai impor terbesar adalah bahan bakar kendaraan bermesin diesel senilai 6,55 juta dolar AS. Sedangkan peralatan listrik merupakan komoditi non migas yang memiliki nilai impor terbesar, yaitu 2,04 juta dolar AS,” katanya.
    Sementara untuk Impor kumulatif Januari-Juli 2016 Papua sebesar 395,69 juta dolar AS atau menurun 2,73 persen dibandingkan total impor pada periode kumulatif yang sama di 2015 yang senilai406,82 juta dolar AS.
    Nilai impor dari tujuh negara utama pada Juli 2016 adalah senilai 32,96 juta dolar AS atau mengalami penurunan sebesar 54,21 persen dibandingkan nilainya pada Juni 2016.
    “Nilai impor kumulatif dari tujuh negara utama pada Januari-Juli 2016 sebesar 311,95 juta dolar AS atau lebih rendah 4,67 persen dari nilainya pada kumulatif yang sama tahun 2015,” kata Priyono.
    Untuk neraca perdagangan Papua pada Juli 2016 mengalami surplus sebesar 53,35 juta dolar AS. Secara kumulatif, neraca perdagangan Papua pada Januari-Juli 2016 juga mengalami surplus sebesar 380,15 juta dolar AS.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com