• Harga Beras Di Bandarlampung Bertahan Tinggi

    0

         Bandarlampung, jurnalsumatra.com – Harga beras pada pekan pertama Agustus di Kota Bandarlampung masih bertahan tinggi seperti akhir bulan lalu, dan harganya masih berpeluang naik sehubungan panen padi sudah berakhir di wilayah Provinsi Lampung.
    “Harga beras masih seperti pekan lalu, belum naik,” kata Ny.Rodjie, salah satu pedagang beras di Pasar Tugu Bandarlampung, Senin.
    Hal lainnya yang menahan kenaikan harga beras adalah tidak meningkatnya permintaan atas beras oleh masyarakat, serta pasokan beras dari penggilingan masih lancar.
    “Stok beras masih cukup banyak, hal ini juga yang menahan harga beras,” katanya.
    Harga beras di Kota Bandarlampung kini berkisar Rp8.200- Rp13.000/kg.

        Perum Bulog Divre Lampung menyebutkan stok beras Bulog Lampung saat ini untuk kebutuhan rastra diklaim masih cukup, bahkan persediaan beras Bulog saat ini masih cukup untuk menjalankan Program Rastra hingga Januari 2017.
    Stok beras Bulog di gudang saat ini mencapai 67.000 ton.
    Pedagang beras lainnya, Edi Susanto menyebutkan harga beras di awal Agustus belum mengalami kenaikan, meski panen padi sudah berakhir.
    “Tidak ada kenaikan harga beras pekan ini dibandingkan minggu lalu. Harga beras tetap berkisar Rp8.500- Rp13.000/kg, dan semua beras yang dijual adalah beras Lampung,” katanya.
    Selain itu, ia juga menyebutkan tidak ada lonjakan permintaan atas beras, dan pasokannya pun tetap lancar dari penggilingan.
    Provinsi Lampung termasuk sentra penghasil beras di Sumatera, dan luas areal sawah di Provinsi Lampung mencapai 456.965 Ha.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com