• Ganjar Kembali Raih Penghargaan Gubernur Inovatif

    0

    Semarang, jurnalsumatra.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali meraih penghargaan sebagai gubernur inovatif dengan kategori transparansi layanan publik.
    Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah Sinoeng N Rachmadi di Semarang, Jumat, mengatakan bahwa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima penghargaan gubernur inovatif dalam pelayanan publik karena telah membuka lebar-lebar keterbukaan informasi serta transparansi di masa kepemimpinannya sejak 2013.
    Ia menyebutkan dengan keterbukaan informasi di semua kanal sistem informasi, baik melalui layanan pesan singkat telepon seluler hingga media sosial, telah memudahkan warga untuk berkomunikasi dengan pemimpinnya dalam melaporkan kondisi suatu daerah, termasuk, pertanyaan maupun kritikan.
    Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga dinilai mudah menyerap masukan dari masyarakat dan bertindak cepat karena mengelola sendiri akun twitternya @ganjarpranowo.
    “Bahkan komitmen ‘clean goverment’ juga mendapat apresiasi penghargaan dari KPK atas pengendalian korupsi dengan jumlah laporan gratifikasi terbanyak pada 2015,” ujarnya.
    Menurut dia, penghargaan yang sama juga pernah diterima Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada 2014.
    Penghargaan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri RI Tjahyo Kumolo kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada Malam Apresiasi Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2016 di Hotel Intercontinental Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/8) malam.
    Pada malam apresiasi tersebut juga ada lima gubernur lain yang mendapat penghargaan gubernur inovatif, yakni Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan kategori pembangunan pendidikan, Gubernur Maluku Said Assagaff (sosial kemasyarakatan), Gubernur Jawa Timur Soekarwo (pembangunan ekonomi), Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (tata kelola pemerintahan), dan Gubernur Banten Rano Karno (pembangunan infrastruktur).
    Ada total 35 penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah, dengan rincian enam gubernur, tujuh wali kota dan 22 bupati, terdapat nama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk kategori tata kelola pemerintahan, karena membawa Kota Semarang menjadi satu-satunya kota di Indonesia yang terpilih bergabung di program 100 kota tangguh yang diinisiasi oleh Rockefeller Foundation.
    Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo dan Bupati Boyolali Seno Samudro juga menerima penghargaan kepala daerah inovatif 2016.
    Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo meraih penghargaan kategori transparansi pengelolaan anggaran karena dinilai mampu menggandeng sejumlah elemen masyarakat untuk membantunya mengawasi pemerintahan, sedangkan Bupati Boyolali Seno Samudro mendapat penghargaan kategori investasi karena berhasil menyukseskan program Boyolali pro investasi sejak 2010.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com