• Dubes Norwegia: Pidato Presiden Jokowi Berpesan Kuat

    0

         Jakarta, jurnalsumatra.com – Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Stig Traavik menilai pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di hadapan sidang bersama DPR dan DPD memiliki pesan yang sangat kuat bagi rakyat Indonesia dan komunitas internasional.
    “Menurut saya, pidatonya sangat kuat, menggarisbawahi pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur dan keinginan kuat untuk kesejahteraan rakyat,” kata Dubes Traavik usai pembacaan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam rangka HUT RI ke-71 di Gedung MPR/DPR/DPD di Jakarta, Selasa.
    Secara khusus, Dubes Traavik menyoroti pidato Presiden RI di sektor maritim yang menargetkan pembangunan tol laut, infrastruktur pelabuhan, dan penyediaan kapal-kapal.
    “Saya juga memperhatikan beliau berbicara tentang laut, suatu sektor yang ingin Norwegia tingkatkan kerja samanya dengan Indonesia,” kata dia.
    Selain infrastruktur maritim, Dubes Traavik menambahkan Norwegia siap meningkatkan kerja sama dengan Indonesia untuk memberantas penangkapan ikan secara ilegal dan upaya-upaya untuk memanfaatkan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

         Dalam pidato kenegaraan dalam rangka HUT RI ke-71 di hadapan sidang DPR dan DPD, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa lautan adalah masa depan bangsa. Oleh karena itu, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur maritim, antara lain menetapkan 24 pelabuhan sebagai simpul jalur tol laut dan pembuatan 30 kapal pada 2016.
    Terkait bagian politik luar negeri, Dubes Traavik mengatakan Indonesia dan Norwegia selalu bekerja sama dengan erat di kancah komunitas internasional dan sama-sama berkomitmen untuk menjaga keamanan dan perdamaian dunia melalui badan-badan di PBB.
    “Presiden Anda dan perdana menteri kami saat ini menjadi ketua bersama dalam organisasi Pembiayaan Global untuk Pendidikan, Indonesia dan Norwegia juga berpartisipasi aktif dalam misi perdamaian PBB di Timur Tengah,” kata dia.
    Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan politik luar negeri Indonesia merupakan salah satu aspek strategis pembangunan, baik dalam kerangka kerja sama regional, seperti ASEAN, Regional Cooperation Economic Partnership (RCEP) dan Trans-Pacific Partnership (TPP).
    Presiden Jokowi juga kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung kemerdekaan Palestina melalui solusi dua negara dan penyelesaian konflik-konflik lainnya secara damai serta berdasarkan hukum internasional.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com