• DRPD Minta Pemerintah Kabupaten Kupang Pertahankan Kinerja

    0

         Kupang, jurnalsumatra.com – Ketua Fraksi Partai Nasden Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kupang, Dra. Sofia Malelak de Haan mengatakan, upaya pemerintah Kabupaten Kupang yang mampu merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kupang tahun anggaran 2016  merupakan prestasi yang harus dipertahankan pemerintah di daerah ini.
    “Fraksi Partai Nasdem menilai pemerintah Kabupaten Kupang sudah berprestasi karena target pencapaian PAD  tahun anggaran 2015 sudah hampir mencapai target yang ditetapkan dewan,” kata Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Kupang, Dra. Sofia Malelak de Haan, Kamis.
    Ia mengatakan, realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2015 sebesar Rp1,068 triliun dari target  yang ditetapkan sebesar Rp1,094 triliun atau telah mencapai 97,60 persen.
    “Apa yang telah dicapai pemerintah saat ini mengindikasikan bahwa kinerja pemerintah Kabupaten Kupang sudah sesuai standar yang ditetapkan, karena pencapaian target pendapatan sudah hampir mencapai target. Bahkan hasil yang dicapai bisa melampaui target dalam waktu yang masih tersisa empat bulan hingga Desember 2016,’ tegasnya.
    Mencerpati hal itu Sofia Malelak de Haan, mengharapkan Bupati Kupang, Ayub Titu Eki tetap mempertahankan pencapaian target yang telah dilakukan selama ini.

         Sekalipun demikian Fraksi Partai Nasdem juga mengkritisi pemerintah karena masih ada sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kupang yang belum digarap secara maksimal karena realisasinya baru tercapai Rp8.827.745.102 dari target Rp11.769.400.000 atau 75,01 persen.
    Ia mengatakan, belum tercapainya target PAD itu karena dinas-dinas belum pro aktif meminimalisir kebocoran yang terjadi seperti retribusi pasar, parkir, galian C dan tempat pariwisata yang kurang diawasi secara maksimal yang dilakukan pemerintah.
    Menangapi hal itu Bupati Kupang, Ayub Titu Eki mengatakan, pemerintah telah memiliki komitmen untuk mengali berbagai potensi sumber daya yang ada di daerah ini agar dijadikan sebagai sumber pendapatan daerah untuk kepentingan kemajuan pembangunan daerah ini.
    “Memang kinerja aparatur pemerintah belum maksmimal, sehingga pemerintah terus melakukan reformasi kinerja birokrasi di daerah ini dengan mencopot pejabat yang berkinerja buruk dan diganti dengan pejabat yang memiliki kemampuan agar pelayanan bagi kepentingan publik bisa berjalan sesuai harapan pemerintah,” tegasnya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com