• Distan NTT Siapkan Brigade Pengendali Hama

    0

       Kupang, jurnalsumatra.com – Dinas Pertanian (Distan) Nusa Tenggara Timur menyiapkan lima brigade Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang menyebar di Kabupaten Sikka, Ende, Nagekeo, Manggarai Barat, Sumba Timur untuk penanganan penyakit tanaman pertanian di daerah tersebut.
    Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTT Yohanes Tay Ruba di Kupang, Jumat mengatakan di masing-masing daerah PHT tersebut disediakan gudang untuk menyimpan obat-obat pembasmi penyakit tanaman pertanian seperti pestisida dan peralatan pembasminya.
    “Selain itu, kami siagakan petugas yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk siap memberikan laporan adanya gangguan penyakit pertanian sehingga bisa ditangani dengan cepat,” katanya.
    Dia mengatakan, ke lima titik PHT tersebut tidak dikhususkan untuk penanganan hama di daerah tersebut namun juga bisa menjangkau daerah kabupaten lain di sekitarnya yang sewaktu-waktu bisa terserang penyakit tanaman.
    Menurut dia, serangan penyakit tanaman di daerah-daerah provinsi berbasis kepulauan itu bisa terjadi secara mendadak dan menyebar luas dengan cepat ke semua lahan pertanian yang membuat para petani mengalami gagal panen maupun kesulitan untuk menanam.

        “Contohnya hama belalang yang menyerang Kabupaten Sumba Timur yang menyebar dengan cepat di lebih dari lima kecamatan dan sangat mengkhawatirkan para petani karena mereka mengalami kesulitan untuk bertani,” katanya.
    Sehingga, kata Yohanes, perlu adanya pencegahan dan penanganan secara cepat ketika penyakit tanaman sudah terlanjut menyerang lahan-lahan pertanian. Salah satunya dengan menyiapkan brigade PHT.
    Kesiapan PHT di lima daerah tesebut bekerja sama dengan dinas terkait di daerah-daerah dengan menyiapkan para petugas lapangan yang bekerja sama dengan masyarakat maupun bantuan aparat TNI untuk penanganan penyakit tanaman.
    “Masyarakat bisa langsung memberikan informasi terkait serangan penyakit tanaman kepada petugas di daerahnya untuk selanjutnya diambil tindakan-tindakan penanganan,” ujarnya.
    Selain itu, upaya pengendalian penyakit juga dilakukan dengan mengadakan posko-posko seperti yang dilakukan di Sumba Timur dalam menangani masalah hama belalang.
    “Kita sedang melakukan pemantauan juga untuk Kabupaten Nagekeo karena sesuai informasi dari pemerintah daerah setempat, sudah ada penyakit tanaman yang mulai menyerang lahan pertanian di sana,” kata Yohanes Tay Ruba.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com