• DINSOS Situbondo Akan Perhatikan Honor PSM

    0

    Situbondo, jurnalsumatra.com – Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akan memperhatikan honor bagi pekerja sosial masyarakat (PSM) yang selama ini bekerja secara sukarela membantu pemerintah di tingkat desa dalam rangka penyelenggaraan kesejahteraan sosial.
    “Pekerja sosial masyarakat di desa-desa itu sifatnya kan bekerja sukarela dan individu dan berhubungan langsung dengan masyarakat miskin. Salah satunya mereka berperan membantu masyarakat tidak mampu ketika akan membayar biaya pengobatan dengan meminta kekurangan biaya dari rumah sakit,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabuten Situbondo Basuki di Situbondo, Sabtu.
    Ia menyebutkan jumlah pekerja sosial masyarakat yang selama ini sudah terbentuk dan berjalan di Situbondo sebanyak 264 PSM yang tersebar di 132 desa dan 17 kecamatan. Masing-masing desa terdapat dua hingga tiga PSM yang selalu membantu masyarakat kurang mampu.
    Selain itu, kata dia, PSM berperan penting dalam memberikan informasi pada Dinas Sosial Situbondo terkait permasalahan ataupun temuan yang berkaitan dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial atau PMKS yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah.
    “Kami akan memperjuangkan honor bagi PSM. Harapannya tentu agar dapat dipergunakan untuk pembinaan dan mencetak profesi pekerja sosial masyarakat berikutnya karena PSM merupakan ujung tombak permasalahan sosial di tingkat desa” katanya.
    Menurut Basuki, selain PSM juga ada tenaga kerja sosial kecamatan (TKSK) yang bertugas di tingkat kecamatan. Petugas TKSK binaan dari dinas sosial setempat berperan dan bertugas juga membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial di masyarakat bermitra dengan PSM yang ada di desa serta juga karang taruna.
    “Bedanya TKSK yang sudah menjadi binaan dinas sosial dan setiap TKSK di kecamatan mendapatkan honor dari APBN Rp300.000 per orang per bulan dan dari pemerintah daerah atau APBD juga menerima tali asih Rp150.000 per orang. Tetapi kalau petugas TKSK yang masing-masing ada di setiap kecamatan satu orang dan turut jadi pendamping beras miskin (raskin) bisa mendapatkan tambahan Rp400.000 per bulan,” tuturnya.
    Ia menambahkan tugas pokok TKSK antara lain berperan membantu pendistribusian Kartu Perlindungan Sosial atau KPS serta memfasilitasi masyarakat yang mengembalikan KPS karena tidak berhak jadi penerima serta menginformasikan kepada Camat formulir rekapitulasi rumah tangga pengganti dari masing-masing desa/kelurahan.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com