• Defisit Rp200 M, Pemprov Efisiensi Program SKPD

    0

    mukti sulaimanPalembang, Jurnalsumatra.com- Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov Sumsel harus siap-siap menghemat anggran. Pasalnya, Pemprov Sumsel mengalami defisit anggaran mencapai Rp200 M sehingga akan megganggu program SPKD yang telah dicanangkan.

    “Ada pemotongan, saya tidak tahu angka-angkanya, makanya akan dibicarakan nanti, defisit itu bisa diangka Rp200 miliar. Dari situ akan dilihat program-program apa yang akan diefisiensikan,” kata Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sumsel, Mukti Sulaiman usai rapat bersama pimpinan dan fraksi-fraksi DPRD Sumsel, Senin (8/8).

    Sekda Pemprov Sumsel ini menuturkan, akibat adanya defesit tersebut, anggaran untuk Sumsel bisa disebut pesimistis. “Tapi masih bisa kita atur. Namun anggaran kita memang pesimis dan angka-angka itu juga belum tentu dapat kita terima semua, walaupun sudah diefisiensikan pemerintah pusat di APBN Perubahan,” tuturnya.

    Sementara, anggota Badan Banggaran (Banggara) DPRD Sumsel Joncik Muhammad mengatakan, dari defisit itu memang harus ada yang di efisiensikan. Tapi, untuk program-program wajib, sebaiknya tetap dipertahankan untuk tidak dikurangi. “Misal untuk pendidikan dan kesehatan. Begitu juga anggaran khusus untuk kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), tidak bisa dikurangi, bahkan kalau sedikit akan ditambah,” harapnya. (eka)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com