• Calon Haji Maluku Tertua Berumur 93 Tahun

    0

         Ambon, jurnalsumatra.com – Sebanyak 569 jemaah calon haji asal Provinsi Maluku yang akan menunaikan ibadah haji tahun 2016 terdapat seorang jemaah tertua yang berumur 93 tahun atas nama Ny Sapuran Tuarita asal Kabupaten Seram Bagian Barat.
    “Sedangkan calon haji berusia termuda yakni 25 tahun atas nama Ny Widyastuti Herri Jabba asal Kabupaten Maluku Tenggara,” kata Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Fesal Musaad, saat menyampaikan laporan pada pelepasan jemaah calon haji asal Maluku yang dilepas secara resmi oleh Gubernur Maluku Said Assagaff, di Ambon, Kamis.
    Fesal menjelaskan, dari 569 orang calon haji itu terdiri dari 243 orang laki-laki dan 326 orang perempuan.
    Dia menjelaskan, kuota haji tahun ini didasarkan pada Keputusan Menteri Agama RI Nomor 210 Tahun 2016, Provinsi Maluku memperoleh kuota sama dengan tahun lalu yaitu sebanyak 569 orang, karena belum ada penambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi dan renovasi Masjidil Haram belum tuntas.
    “Kementerian Agama Provinsi Maluku akan terus mendorong penambahan kuota haji dari pemerintah pusat,” ujarnya lagi.

         Pihaknya menyatakan hanya menunggu penambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi terkait penyelesaian renovasi Masjidil Haram.
    Dia menyebutkan, sebanyak 569 orang calon haji asal Maluku yang siap berangkat ke Tanah Suci itu adalah dari Kota Ambon (246 orang), Kabupaten Maluku Tengah (65), Kabupaten Maluku Tenggara (44), Kabupaten Buru (38), Kabupaten Seram Bagian Timur (38), Kabupaten Kepulauan Aru (20), Kota Tual (52), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (3), Kabupaten Buru Selatan (13), dan tim pemandu haji daerah sebanyak lima orang.
    “Terkait dengan seluruh dokumen para calon seperti paspor, visa, dokumen administrasi perjalanan ibadah Haji (Dapih), daftar manifest, pramanifest, daftar nominatif, dan dokumen lainnya dengan proses perjalanan calon haji sudah lengkap,” ujarnya pula.
    Dia menjelaskan, para calon haji asal Maluku dari Kelompok Terbang (Kloter) 12 menempati wilayah Misfalah Maktab 37 Sektor 9, Rumah 905 Hotel Tharawat al Khalil, sedangkan Kloter 13 menempati wilayah Bahbasyn Maktab 49 sektor 3 rumah nomor 307 Hotel Al Aseel.
    “Kami juga berterima kasih atas kebijakan Gubernur Maluku Said Assagaff, sehingga Pemerintah Provinsi Maluku memberikan subsidi sebesar Rp1.000.000 kepada setiap calon haji untuk biaya operasional selama di Ambon dan Makasar,” ujarnya pula.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com