• Bupati Bone Bolango Prihatin Pelajar Pesta Miras

    0

         Gorontalo, jurnalsumatra.com – Bupati Bone Bolango Hamim Pou mengaku prihatin dengan ditangkapnya sejumlah pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah itu, yang diduga melakukan “pesta” minuman keras (Miras).
    Bupati menegaskan bahwa untuk mencegah hal seperti itu agar tidak terulang kembali, maka peran para orang tua sangat penting dan dibutuhkan.
    “Para orang tua tidak boleh menyerahkan sepenuhnya urusan anak-anaknya kepada guru, tetapi harus mengontrol jika setiap saat,” kata bupati, Selasa.
    Sebelumnya sebanyak tujuh pelajar di salah satu SMK di Kabupaten Bone Bolango, diringkus oleh jajaran Satpol PP, saat mereka sedang asyik pesta Miras jenis Pinaraci yang dicampur obat batuk Komix.
    Kegiatan itu dilakukan di kawasan Danau Perintis Suwawa akhir pekan lalu dan mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah setempat.

         “Jadi anak-anak kita harus tetap dikontrol, diawasi, dan diajak komunikasi. Sebab waktu mereka di sekolah itu, paling lama hanya 7 jam, selebihnya ada di rumah bersama keluarga dan orangtuanya,” ujarnya.
    Bupati mengaku mendapatkan laporan bahwa anak-anak maupun pelajar di SMK Negeri 1 Suwawa, itu pesta Miras, dan ironisnya termasuk pelajar wanita di dalamnya.
    “Sekali lagi, saya minta ini menjadi perhatian khusus dan dari para guru, terutama para orangtua, untuk mengontrol betul anak-anak kita,” katanya.
    Di sisi lain, bupati juga minta Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bone Bolango kiranya memberikan perhatian khusus kepada sekolah tersebut, berikan pembinaan dan bimbingan konseling (BK) harus dihidupkan lagi.
    “Kepala sekolah harus rutin turun ke bawah untuk memastikan bahwa sekolahnya, terutama para siswanya aman dari miras termasuk narkoba,” katanya lagi.
    Dia juga menyarankan kepada pihak sekolah agar bisa menyalurkan kegiatan siswa-siswi ke hal-hal positif, seperti pada kegiatan Pramuka, PMR, kegiatan keagamaan, olahraga, dan kegiatan lainnya.
    “Semua kegiatan yang bernilai positif, itu harus diaktifkan di setiap sekolah,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com