• BNK Musirawas Rekomendasikan Kades Tes Urine

    0

    Musirawas, jurnalsumatra.com – Badan Narkotika Kabupaten Musirawas, merekomendasikan empat kepala desa yang belum mengikuti tes urine tingkat kabupaten diajukan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Selatan untuk dilakukan tes urine.
    Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Musirawas Hj Suwarti kepada wartawan, Kamis mengatakan keempat kepala desa (Kades) itu hingga saat ini belum pernah mengikuti tes urine tingkat kabupaten tanpa alasan yang jelas.
    Dengan demikian BNK Musirawa berhask mengajukan ke empat kades itu ke BNN Provinsi Sumatera Selatan, agar dilakukan tes urine tingkat provinsi untuk memastikan apakah keempat kepala desa itu pengguna narkoba atau tidak.
    “BNK Musirawas sudah keempat kalinya menggelar tes urine terhadap 128 kepala desa yang tersebar pada 14 kecamatan daerah itu, namun empat orang di antara kepala desa itu belum mengikuti tes urine,” katanya.
    Ia mengatakan, dengan tidak hadirnya keempat kepala desa itu, selain sudah rekomendasikan ke BNN Provinsi juga akan melakukan sistem jemput bola ke rumah kepala desa tersebut, namun sekarang masih diupayakan agar kades bersangkutan menghadiri undangan BNN  untuk dilakukan tes urine.
    Rekomendasi tes urine keempat kades kepada BNN Provinsi itu, salah satu bentuk sanksi dan keputusan bagi keempat kepala desa tersebut, bila nanti dilakukan tes urine oleh BNN tidak hanya diambil sample urine, tapi kemungkinan darah dan rambut juga akan dilakukan tes.
    Namun untuk memastikan keempat kades itu pengguna narkoba, belum bisa diambil kesimpulan sepihak sebelum ada bukti dari tim ahli yaitu melalui tes urine oleh BNN Prvinsi Sumsel nanti, ujarnya.
    Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa (BPMPD) Musirawas, Dian Chandera membenarkan bawha keempat kades itu belum pernah mengikuti tes urine serentak.
    Ia mengatakan, pada dasarnya BPMPD sebagai lading sektor dalam pelaksanaan tes urine kepala desa, namun secara tekhnisnya BNK berhak merekomendasikan ke BNN Provinsi untuk melakukan tes kepala desa tersebut.
    Keempat kepala desa yang belum mengiktui tes urine itu adalah Kepala Desa Sungai Pinang,Bangun Jaya dalam Kecamatan Muara Lakitan, Kades Palawe Kecamatan BTS Ulu serta Kades Tegal Sari Kecamatan Megang Sakti.
    “Kita berharap keempat kepala desa itu bersedia mengikuti tes urine tersebut karena sudah menjadi kewajiban untuk mengikutinya, bila tidak bersedia jabatan kepala desanya kemungkinan bisa diganti, apa lagi terbukti positif sebagai pengguna,” katanya.(anjas)

  • iklan 3

  • Facebook JurnalSumatra





  • Comments are closed.

    Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com